Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Kebakaran di Madrasah Nurul Yakin Garut Hanguskan Bangunan, Tumpukan Al Quran di Lemari Merah Selamat

Jabar · Oleh ·

Kebakaran menghanguskan Madrasah Nurul Yakin dan rumah warga di Cikajang, Garut. Tumpukan Al Quran di lemari merah selamat, diduga akibat korsleting listrik.

Kebakaran di Madrasah Nurul Yakin Garut Hanguskan Bangunan, Tumpukan Al Quran di Lemari Merah Selamat

Bangunan semi permanen di kawasan Padasuka, Kecamatan Cikajang, Garut, ludes terbakar pada Jumat, 30 Oktober 2026 siang. Objek yang terbakar adalah Madrasah Nurul Yakin dan rumah milik Ujang Sofyan. Dari seluruh isi bangunan, satu lemari penyimpanan berwarna merah tetap berdiri dengan tumpukan Al Quran di dalamnya yang tidak gosong sama sekali.

Laporan masuk ke petugas pada pukul 13.45 WIB. Kepala Disdamkarmat Garut, Usep Basuki Eko, menyatakan kebakaran diduga kuat dipicu korsleting listrik. Tidak ada keterangan soal korban jiwa dalam peristiwa ini. Petugas yang berada di lokasi merekam kondisi lemari itu dan mengunggahnya ke media sosial, lalu rekaman tersebut menyebar luas.

Rekaman Petugas dan Reaksi Warganet

Dalam video yang beredar, seorang personel damkar memperlihatkan tumpukan kitab suci di dalam lemari merah, sementara bagian lain bangunan sudah hangus.

Baca Juga: Dede Sudrajat Hadir Langsung di Turnamen Sepak Bola METTA KARUNA yang Digelar Dua Hari di Karawang

"Kuasa Allah ini mah Bos. Yang lain mah terbakar, Al Qur'an mah tidak," katanya.

Unggahan itu mendapat ribuan respons. Sebagian warganet mempertanyakan kemungkinan benda lain di ruangan ikut terbakar, termasuk pewangi ruangan yang mengandung gas. Salah satu pemilik akun menulis bahwa kejadian itu di luar perhitungan manusia.

Eko mengaku terkejut saat menerima kabar tersebut dari anggotanya. Ia menanggapinya dengan menyebut perlindungan Allah atas ayat-ayat-Nya.

Baca Juga: Polisi Sukabumi Kantongi Dua Terduga Pelaku Penembakan Driver Ojol di Dekat Stasiun

"Saya cuman bisa mengucap Masya Allah. Kami semakin yakin memang Allah akan melindungi ayat-ayatnya," ujarnya.

Beban Kebakaran di Garut Sepanjang Tahun

Peristiwa di Cikajang ini menambah panjang daftar kebakaran bangunan di Garut. Sepanjang enam bulan, wilayah itu mencatat 127 kebakaran rumah, seperti kami laporkan dalam artikel soal 127 kebakaran rumah yang menghantui Garut dalam 6 bulan. Sebagian besar kasus berakar pada persoalan kelistrikan di bangunan lama.

Skala kerugian pada kebakaran lembaga pendidikan juga pernah tercatat besar. Kebakaran di Cisurupan, Garut, menghanguskan sekitar 6 ribu ayam dengan nilai kerugian mencapai Rp700 juta, sebagaimana diulas dalam laporan kebakaran Cisurupan Garut: 6 ribu ayam hangus, Rp700 juta. Dua kasus itu menunjukkan pola yang sama: api cepat membesar karena material bangunan dan isi ruangan yang mudah terbakar.

Status Peristiwa dan Hal yang Belum Terjawab

Sejauh ini penyebab kebakaran masih berstatus dugaan korsleting listrik. Belum ada keterangan resmi soal hasil pemeriksaan laboratorium atau olah tempat kejadian perkara. Penyebab pasti dan luas kerugian material masih menunggu penghitungan dari instansi terkait.

Bagi pembaca di Garut dan sekitarnya, kasus ini menyisakan dua hal yang perlu dipantau. Pertama, apakah korsleting listrik benar menjadi pemicu, karena instalasi listrik di bangunan semi permanen sering luput dari pemeriksaan berkala. Kedua, bagaimana pemilik bangunan menangani risiko serupa di masa depan, terutama pada bangunan yang menyimpan dokumen dan kitab dalam jumlah banyak.

Kasus kebakaran di Garut juga pernah berujung pada ancaman pidana. Video seorang warga yang mengancam membunuh seorang kapolsek setelah mokel sempat viral, seperti kami catat dalam artikel viral video Tito Kobra Garut: ancaman bunuh kapolsek usai mokel. Itu pengingat bahwa penanganan peristiwa di lapangan kerap berbuntut persoalan hukum tersendiri.

Sampai keterangan resmi lanjutan keluar, isi rekaman itu tetap menjadi klaim yang beredar di media sosial. Penyebab kebakaran belum dipastikan, dan tidak ada pihak yang menyatakan unsur kesengajaan dalam peristiwa ini.