Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Remaja 19 Tahun di Bandung Barat Hilang Tenggelam di Waduk Saguling Saat Bikin Konten

Jabar · Oleh · · Diperbarui 19 Agustus 2026

Remaja 19 tahun asal Cimahi hilang tenggelam di Waduk Saguling saat membuat konten bersama temannya. Tim SAR gabungan masih mencari korban.

Remaja 19 Tahun di Bandung Barat Hilang Tenggelam di Waduk Saguling Saat Bikin Konten

Remaja Asal Cimahi Dilaporkan Hilang di Waduk Saguling

Seekor tragedi menimpa seorang remaja berusia 19 tahun di kawasan Waduk Saguling, Desa Cangkorah, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat. Deni Kurniawan, warga Jalan Raya Cimindi, Kelurahan Cigugur Tengah, Kecamatan Cimahi Tengah, dikabarkan hilang setelah diduga tenggelam di perairan waduk tersebut, Sabtu (4/7/2026) sore.

Peristiwa terjadi ketika korban bersama seorang temannya datang ke Waduk Saguling untuk berwisata. Keduanya kemudian menyewa sebuah perahu dan mulai menjelajahi area waduk.

Baca Juga: Komplotan Pembobol Mess TKA di PT D Majalengka Ditangkap, Tiga Pelaku Masih Buron

Kronologi Kejadian yang

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat korban dan temannya berada di atas perahu di tengah waduk. Diduga keduanya tengah berusaha membuat konten dokumenter atau video di lokasi tersebut.

Saat berada di atas perahu, teman korban sempat memberikan peringatan agar Deni tidak melompat ke air. Namun, pemuda berusia 19 tahun tersebut allegedly mengabaikan peringatan tersebut dan tetap nekat melompat ke perairan waduk.

Baca Juga: Damkar Kuningan Lepas Tiga Komponen Motor dari Jari ODGJ Asal Brebes

"Setelah melompat, beberapa saat kemudian korban tidak lagi muncul ke permukaan. Korban diduga tenggelam di lokasi," demikian dari pihak Terkait.

Hingga Sabtu malam, korban masih belum ditemukan despite upaya pencarian yang dilakukan.

Tim SAR Gabungan Turun Tangan

Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, membenarkan bahwa laporan mengenai kejadian tersebut diterima pada Sabtu petang. Seusai mendapat informasi, Basarnas Bandung langsung mengirimkan satu tim penyelamat untuk melaksanakan asesmen dan berkoordinasi dengan berbagai unsur SAR gabungan.

"Setelah menerima laporan, kami langsung mengerahkan satu tim rescue menuju lokasi kejadian. Saat ini tim telah berada di lokasi untuk melakukan koordinasi dan asesmen," terang Ade dalam keterangan tertulis, Minggu (5/7/2026).

Peralatan dan Personel Dikerahkan

Operasi pencarian melibatkan berbagai pihak, antara lain:

TimSAR juga mengerahkan sejumlah peralatan pendukung, termasuk perangkat pencarian air, alat komunikasi, kendaraan operasional, dan alat pelindung diri untuk mendukung proses pencarian.

Imbauan Penting dari Basarnas

Ade menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar tidak mengabaikan faktor keselamatan ketika beraktivitas di kawasan perairan.

"Kami imbau masyarakat agar tidak melakukan tindakan yang berisiko hanya demi kepentingan dokumentasi atau konten. Keselamatan harus tetap menjadi prioritas utama," pesan Ade.

Basarnas memastikan akan terus memberikan mengenai hasil operasi pencarian sesuai kondisi di lapangan.

Analisis: Tren Konten dan Risiko di Kawasan Perairan

Tragedi ini menjadi pengingat penting tentang risiko yang dihadapi generasi muda dalam mengejartren konten populer di media sosial. Kawasan perairan seperti waduk, sungai, dan danau sering menjadi lokasi pengambilan gambar yang menarik, namun juga menyimpan bahaya yang tidak boleh diremehkan.

Kasus ini menunjukkan bahwa keselamatan harus selalu menjadi prioritas utama, bukan sekadar mengejar konten yang viral. Diperlukan kesadaran lebih di antara masyarakat, terutama generasi muda, tentang pentingnya memahami risiko sebelum melakukan aktivitas di kawasan perairan.

Hingga berita ini diturunkan, operasi pencarian masih berlangsung dengan harapan korban dapat ditemukan secepat mungkin.