500 Ribu Genteng dari Plered dan Majalengka Gerakkan Ekonomi Pengrajin dan Sopir Truk Jawa Barat
500 ribu genteng dari Plered dan Majalengka dilempar ke pasar melalui program Gentengisasi. Sopir, kernet, dan puluhan pengrajin genteng Jawa Barat dapat订单 dan akses pembiayaan dari bank.

Pemerintah mengirim 500 ribu genteng dari dua sentra produksi di Jawa Barat untuk program Gentengisasi. Pelepasan dilakukan di Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, Jumat (2/10).
Pengiriman ini melibatkan 125 truk pengangkut genteng. Sopir dan kernet mendapat bayaran untuk mengangkut genteng ke berbagai daerah.
"Sopirnya senang sudah dibayar, kernetnya juga sudah, UMKM-nya juga happy," kata Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait.
Baca Juga: Longsor di Selacai Ciamis Menutup Jalan Kabupaten Sepanjang 100 Meter
Puluhan pengrajin genteng di dua sentra produksi Jawa Barat menjadi salah satu pihak yang diuntungkan. Di Majalengka, 34 dari 45 pengrajin yang dilibatkan dalam program ini telah mengantongi sertifikasi Standar Nasional Indonesia.
Pemerintah membantu pengrajin mengakses pembiayaan melalui perbankan, termasuk BRI dan Bank Jawa Barat. Edukasi juga diberikan agar produk genteng memenuhi standar kelayakan dan keandalan.
"Bagaimana diakses ke BRI, ke Bank Jawa Barat dari pembiayaan, bagaimana diedukasi supaya punya sertifikasi dari Kementerian Perindustrian, supaya ada standar kelayakan dan juga keandalan," terang Maruarar.
Baca Juga: MT Balwan Kota Depok Jalin Silaturahmi dengan Rutan Depok untuk Program Keagamaan Warga Binaan
Jawa Barat memang salah satu sentra produksi genteng terbesar di Indonesia. Plered dan Majalengka tercatat sebagai daerah penghasil utama. Empat pengrajin di Plered dan 34 pengrajin di Majalengka sudah memenuhi standar SNI.
Peluang pasar masih terbuka. Secara nasional, baru 57 persen rumah di Indonesia yang menggunakan genteng. Sisanya masih menggunakan seng, asbes, kayu, atau jerami.
Di Jawa Barat sendiri, angka penggunaan genteng sudah lebih tinggi. Tito Karnavian menyebut sekitar 87 persen rumah di provinsi ini menggunakan genteng. Artinya,仍有13 persen rumah di Jawa Barat yang belum beralih dari material lain.
Program Gentengisasi menjadi momentum bagi pengrajin genteng lokal meningkatkan kapasitas dan订单 tetap dari pemerintah. Pada 8 November 2026, pemerintah akan mengirim 2,4 juta genteng tambahan dari Jatiwangi, Kabupaten Majalengka.