Puncak Arus Balik Libur: Padalarang Dipadati 22 Ribu Penumpang Whoosh
Kepadatan penumpang Whoosh terlihat di Stasiun Padalarang pada puncak arus balik libur panjang. KCIC menambahkan 6 perjalanan, menjual 90% tiket, memprediksi 21-22 ribu penumpang per hari.

:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Antrean-penumpang-Whoosh-di-Stasiun-Padalarang-pada.jpg)
Pada hari Senin, 1 Juni 2026, Stasiun Padalarang di Kabupaten Bandung Barat terlihat ramai dan padat oleh penumpang Kereta Api Cepat (KAC) Whoosh. Kepaduan ini terjadi sebagai puncak arus balik libur panjang, di mana sebagian besar wisatawan dan penduduk lokal telah mengakhiri liburan di wilayah Bandung Raya.
Kondisi Kepaduan dan Penjualan Tiket Whoosh
Menurut data dari manajemen KCIC (Kereta Cepat Indonesia China), penjualan tiket Whoosh di stasiun tersebut telah mencapai 90 persen sejak pagi hari. Kepala Komunikasi Korporasi KCIC, Emir Monti, mengkonfirmasi bahwa lonjakan penumpang dipicu oleh akhir rangkaian libur nasional yang meliputi Hari Raya Idul Adha, weekend, dan Hari Lahir Pancasila.
"Tiket sampai pukul 12.00 siang tadi sudah terjual hampir seluruhnya, tepatnya 90 persen. Ini adalah puncak arus balik tahun ini, dengan sebagian besar penumpang berasal dari Bandung menuju Jakarta setelah menghabiskan liburan di wilayah Jawa Barat," ujar Emir saat ditemui di lokasi stasiun baru-baru ini.
Emir menambahkan bahwa tren peningkatan penumpang ini telah terlihat sejak beberapa hari sebelumnya, dengan hari Selasa, 26 Mei 2026, menjadi hari pertama puncak arus balik sebelum puncaknya kembali pada hari Senin ini.
Langkah Antisipasi Lonjakan Jumlah Penumpang
Untuk mengatasi lonjakan jumlah penumpang yang signifikan, manajemen KCIC telah mengambil langkah proaktif dengan menambahkan 6 perjalanan tambahan Whoosh. Hal ini membuat jumlah perjalanan harian Whoosh meningkat dari 62 menjadi 68 perjalanan per hari. Emir menjelaskan bahwa 6 perjalanan tambahan tersebut dibagi secara merata antara dua rute utama:
- 3 perjalanan rute Jakarta menuju Bandung
- 3 perjalanan rute Bandung menuju Jakarta
Perjalanan tambahan ini dioperasikan khusus pada tanggal 26 Mei dan 1 Juni 2026, dengan jadwal keberangkatan terakhir dari Stasiun Padalarang pada pukul 21.30 WIB. Beberapa jadwal tambahan yang diumumkan termasuk keberangkatan pada pukul 15.30 WIB dan 17.30 WIB, yang dirancang untuk mengakomodasi penumpang yang tiba di stasiun pada sore hari.
Menurut Emir, penambahan perjalanan tambahan ini merupakan bagian dari upaya KCIC untuk memastikan bahwa semua penumpang dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman, tanpa harus menghadapi antrian yang terlalu panjang atau keterlambatan.
Data Jumlah Penumpang Selama Momen Libur
Selama rangkaian libur panjang ini, KCIC mencatat telah menjual sebanyak 120 ribu tiket Whoosh untuk berbagai rute. Jumlah ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan dengan liburan panjang sebelumnya, mengindikasikan semakin tingginya popularitas KAC Whoosh sebagai pilihan transportasi utama di wilayah Jawa Barat. Puncak jumlah penumpang sebelumnya tercatat pada hari Selasa, 26 Mei 2026, dengan rata-rata 22 ribu penumpang per hari. Menurut prediksi tim KCIC, pada hari Senin ini jumlah penumpang akan mencapai angka yang hampir sama, yaitu antara 21 hingga 22 ribu orang per hari. Emir menegaskan bahwa timnya telah melakukan pemantauan ketat terhadap perkembangan arus balik sejak awal liburan, dan telah menyiapkan staf tambahan untuk membantu melayani penumpang di stasiun.
Dampak dan Analisis Tren Arus Balik
Kepaduan di Stasiun Padalarang ini menunjukkan betapa pentingnya transportasi umum berkecepatan tinggi selama liburan panjang di wilayah Jawa Barat. Dengan adanya penambahan perjalanan tambahan, diharapkan semua penumpang dapat melakukan perjalanan tanpa hambatan, dan aktivitas perjalanan kembali normal secepat mungkin. Data penjualan tiket yang mencapai 120 ribu lembar selama liburan panjang ini juga memberikan wawasan berharga bagi pihak berwenang untuk merencanakan langkah-langkah antisipasi yang lebih baik pada liburan panjang berikutnya. Semakin tingginya permintaan Whoosh menunjukkan bahwa masyarakat semakin memilih transportasi cepat dan ramah lingkungan sebagai alternatif dari transportasi darat.