Prediksi Puncak Arus Mudik H-4 Lebaran 2026 di Terminal Leuwipanjang
Pengelola Terminal Leuwipanjang Kota Bandung memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2026 terjadi H-4, dengan peningkatan penumpang mulai H-7 untuk rute luar Jawa, serta menyiapkan armada bus cadangan.

Kota Bandung, Jawa Barat – Pengelola Terminal Leuwipanjang telah merilis prediksi arus mudik Lebaran 2026, dengan puncak pergerakan penumpang diperkirakan terjadi pada H-4 sebelum hari raya, atau Selasa, 17 Maret 2026. Kepala Terminal Leuwipanjang Asep Hidayat menjelaskan perbedaan pola peningkatan penumpang berdasarkan rute perjalanan.
Detail Prediksi Puncak Arus Mudik
Untuk rute antarkota dalam provinsi (AKDP) seputar Jawa Barat, puncak arus mudik akan jatuh tepat pada H-4 Lebaran. Sementara itu, perjalanan jarak jauh ke luar Pulau Jawa seperti Sumatra dan Bali sudah mulai melihat peningkatan penumpang sejak H-7 Lebaran.
"Prediksi puncak arus mudik di H-4 Lebaran terutama untuk tujuan lokal atau seputar Jawa Barat. Kalau untuk keluar Jawa seperti Sumatera dan Bali sudah mulai ada peningkatan sejak H-7," kata Asep di Bandung, Senin.
Kesiapan Armada dan Ketersediaan Tiket
Penjualan tiket angkutan Lebaran di Terminal Leuwipanjang juga mengalami lonjakan signifikan, meningkat hingga 70 persen dibandingkan hari biasa. Jika pada hari biasa terminal melayani sekitar 1.800 penumpang per hari, kini jumlahnya mencapai 4.200 penumpang setiap hari.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, pengelola telah menyiapkan armada bus yang cukup luas, yaitu sekitar 500 hingga 600 unit bus dengan kapasitas total sekitar 6.000 tempat duduk. Selain armada reguler, tim pengelola juga menyiapkan bus cadangan yang siap dioperasikan jika terjadi lonjakan penumpang mendekati puncak arus mudik.
Masyarakat tidak perlu khawatir terkait ketersediaan armada, karena hingga saat ini masih tersedia sekitar 30 hingga 40 persen kursi yang belum terisi.
Perubahan Fungsi Terminal Cicaheum
Saat ini, terdapat sekitar 26 perusahaan otobus yang beroperasi di Terminal Leuwipanjang. Jumlah perusahaan ini bertambah seiring rencana perubahan fungsi Terminal Cicaheum menjadi depo layanan Bus Rapid Transit (BRT). Perubahan ini akan menggeser beberapa operasi bus yang sebelumnya berbasis di Cicaheum ke Leuwipanjang, sehingga menambah kapasitas layanan di terminal ini.
Dengan persiapan yang matang, pengelola Terminal Leuwipanjang berharap dapat melayani penumpang arus mudik Lebaran 2026 dengan aman dan nyaman, tanpa terjadi gangguan atau antrian panjang yang berlebihan.