Polresta Bandung Selidiki Kerangka Manusia Diduga Warga Hilang di Dayeuhkolot
Polresta Bandung melakukan identifikasi kerangka manusia ditemukan di bawah jembatan Sungai Citarum antara Baleendah dan Dayeuhkolot, dengan fokus pencocokan data keluarga hilang sejak 10 April.

Kejadian penemuan kerangka manusia di area Dayeuhkolot, Bandung, kembali menarik perhatian pihak berwajib. Polresta Bandung telah melancarkan upaya identifikasi menyeluruh terhadap sisa-sisa manusia yang ditemukan di bawah jembatan penghubung Kecamatan Baleendah dan Dayeuhkolot, tepatnya di sepanjang aliran Sungai Citarum.
Kronologi Awal Penemuan Kerangka
Kerangka tersebut pertama kali ditemukan oleh warga yang sedang melintas di atas jembatan pada pukul 13.30 WIB. Mereka mendapati objek menyerupai tengkorak manusia tercampur di antara tumpukan sampah yang menumpuk di dasar sungai. Setelah mengkonfirmasi kecurigaan mereka, warga segera melaporkan temuan tersebut ke pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti.
Evakuasi dan Kondisi Awal Sisa-Sisa Korban
Tim gabungan yang terdiri dari polisi dan tim Basarnas segera tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi. Meskipun lokasi penemuan tergolong sulit dijangkau, tim berhasil mengangkat kerangka tersebut tanpa mengalami kesulitan berarti, meskipun sisa-sisa tersebut tertindih oleh lapisan sampah. Menurut keterangan Kapolsek Kecamatan Baleendah AKP Hendri Noki, kerangka yang ditemukan sebagian besar telah berubah menjadi tulang belulang, meskipun di beberapa bagian masih terdapat sisa jaringan tubuh. Selain itu, petugas juga menemukan sisa pakaian yang masih melekat pada kerangka, termasuk adanya unsur kawat yang menjadi ciri khusus yang nantinya akan membantu proses identifikasi.
Proses Identifikasi yang Sedang Berlangsung
AKP Hendri Noki menegaskan bahwa fokus utama tim identifikasi saat ini adalah melakukan pencocokan data korban, terutama melalui pakaian yang masih melekat pada kerangka. Ia juga menambahkan bahwa pihak keluarga telah melaporkan kehilangan anggota keluarga mereka sejak 10 April lalu, yang menjadi dugaan awal terkait identitas korban. Tim Inafis (Identifikasi Forensik) Polresta Bandung telah mengambil alih proses pemeriksaan lebih lanjut terhadap kerangka untuk mengumpulkan data yang dibutuhkan dalam upaya identifikasi. Proses ini meliputi pencocokan ciri fisik, data identitas keluarga hilang, dan bukti lain yang ditemukan di lokasi.
Upaya Berkelanjutan dari Pihak Berwajib
Hingga saat ini, kepolisian masih terus mendalami berbagai aspek terkait kasus ini, termasuk identitas pasti korban dan penyebab kematiannya. Tim penyelidiki juga sedang melakukan pencocokan dengan semua laporan orang hilang yang telah diterima sebelumnya untuk memastikan tidak ada yang terlewatkan. Polisi menghimbau kepada masyarakat yang memiliki informasi terkait kasus ini untuk segera menghubungi pihak kepolisian agar dapat membantu mempercepat proses identifikasi korban. Setiap informasi yang diberikan akan diperlakukan dengan ketat rahasia dan dapat menjadi kunci dalam menyelesaikan kasus ini.
Pewarta: Ilham Nugraha | Editor: Riza Fahriza