Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Polres Sumedang Wujudkan Ketahanan Pangan dengan Panen Jagung 105 Ton

Bandung · Oleh Fikri Ramadhan · · Diperbarui 2 Maret 2026

Polres Sumedang berhasil memanen 105 ton jagung dari 15 hektare lahan, mendukung program ketahanan pangan nasional. Capaian ini menunjukkan sinergi kepolisian, petani, dan instansi, serta fokus pada penanganan pascapanen untuk kesejahteraan petani.

Polres Sumedang Wujudkan Ketahanan Pangan dengan Panen Jagung 105 Ton

Polres Sumedang Panen Raya 105 Ton Jagung, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

SUMEDANG – Kepolisian Resor (Polres) Sumedang berhasil mencatat hasil panen jagung yang mengesankan, mencapai sekitar 105 ton dari lahan pertanian seluas 15 hektare. Panen raya ini berlokasi di Blok Cicongkar, Desa Margalaksana, Kecamatan Sumedang Selatan, pada Kamis (8/1).

Kegiatan panen raya jagung serentak kuartal IV tahun 2025 ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan, sekaligus upaya nyata mewujudkan swasembada pangan nasional, khususnya untuk komoditas jagung.

Acara Panen Raya Nasional Dihadiri Pejabat Tinggi

Momen penting ini tidak hanya berlangsung di Sumedang, melainkan juga menjadi bagian dari panen raya nasional yang dipusatkan di Kawasan Deltamas, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi. Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain:

Produktivitas Tinggi dan Sinergi Kuat

Kepala Polres Sumedang, AKBP Sandityo Mahardika, menjelaskan bahwa panen dilakukan di lahan pertanian milik warga Desa Margalaksana. Dari total luas 15 hektare, hasil panen menunjukkan produktivitas yang cukup tinggi, mencapai rata-rata 7 ton per hektare.

“Jika dihitung secara keseluruhan, total hasil panen mencapai kurang lebih 105 ton jagung,” ujar AKBP Sandityo Mahardika.

Hasil melimpah ini menjadi bukti konkret keberhasilan sinergi yang terjalin erat antara kepolisian, para petani, dan berbagai instansi terkait dalam upaya meningkatkan produksi pertanian.

Fokus pada Penanganan Pascapanen dan Kesejahteraan Petani

Selain fokus pada peningkatan produksi, Polres Sumedang juga menggandeng Dinas Pertanian untuk memastikan penanganan pascapanen berjalan optimal. Jagung yang telah dipanen akan melalui proses pengeringan yang teliti. Tujuan utamanya adalah menurunkan kadar air dan aflatoksin, sehingga jagung memenuhi standar kualitas yang ditetapkan oleh Bulog.

“Setelah proses pengeringan selesai, hasil panen akan langsung diserahkan ke Bulog tanpa melalui perantara. Harapannya, langkah ini dapat meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat stok pangan nasional,” imbuh AKBP Sandityo Mahardika.

Inisiatif ini tidak hanya mendukung stabilitas pangan, tetapi juga memberikan dampak positif bagi ekonomi petani lokal, memastikan hasil kerja keras mereka tersalurkan dengan baik dan dihargai sesuai standar. Informasi lebih lanjut mengenai program ketahanan pangan dapat diakses di Kementerian Pertanian RI.