Polres Purwakarta Salurkan Air Bersih untuk Warga Desa Babakan Cikao yang Terancam Kekeringan
Warga Desa Babakan Cikao, Purwakarta, mengeringkan sumur mereka akibat kemarau panjang. Polkres setempat menyalurkan bantuan air bersih dan berinteraksi langsung dengan warga untuk memastikan distribusi merata.

Warga di RT 01 RW 02, Desa Babakan Cikao, Kecamatan Babakan Cikao, tidak bisa lagi mengandalkan sumur mereka. Sumur gali maupun sumur bor mengalami penurunan debit air secara signifikan hingga mengering total. Kondisi ini berlangsung sejak kemarau panjang melanda wilayah Purwakarta, Jawa Barat.
Kebutuhan air bersih kini menjadi perjuangan sehari-hari bagi sekitar puluhan kepala keluarga di kawasan itu. Beberapa warga harus berjalan cukup jauh untuk mendapatkan air dari sumber alternatif yang masih mengalir.
Polres Purwakarta akhirnya turun tangan. Jajaran mereka menyalurkan bantuan air bersih untuk warga yang terdampak. Bantuan ini datang setelah situasi semakin kritis dan kebutuhan dasar masyarakat tidak bisa dipenuhi sendiri.
Baca Juga: Keluarga Dion Tunggu Hasil Autopsi 23 Hari di Karawang
Personel polisi tidak sekadar menurunkan tangki air. Mereka juga berinteraksi langsung dengan warga di lokasi pendistribusian. Proses pembagian diawasi agar berlangsung tertib dan merata ke seluruh warga yang membutuhkan.
"Air bersih merupakan kebutuhan dasar. Ketika masyarakat mengalami kesulitan akibat kekeringan, kehadiran Polri diharapkan dapat memberikan manfaat dan membantu meringankan kondisi yang dihadapi warga," kata Kepolisian Resort Purwakarta.
Selain distribusi, polisi juga mengingatkan warga untuk mulai menerapkan penggunaan air secara hemat. Mereka mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan agar sumber-sumber air yang tersisa tidak ikut tercemar.
Polres Purwakarta menyatakan akan terus mendorong kehadiran personel di lapangan sebagai bentuk pelayanan dan kepedulian terhadap kondisi yang dihadapi warga selama musim kemarau belum berakhir.