Polres Garut Terapkan 9 Titik Satu Arah Antisipasi Mudik Tasikmalaya 2026
Polres Garut memberlakukan 9 titik satu arah di sejumlah lokasi rawan macet untuk antisipasi lonjakan arus mudik Lebaran 2026 menuju Tasikmalaya, guna memastikan kelancaran lalu lintas pemudik.

Rekayasa Lalu Lintas Polres Garut untuk Mudik Lebaran 2026
Arus mudik Lebaran 2026 di Kabupaten Garut menunjukkan tren peningkatan signifikan, terutama kendaraan yang melintas dari arah Bandung menuju Tasikmalaya. Untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas yang bisa menyebabkan kemacetan parah, jajaran Polres Garut telah memutuskan untuk menerapkan sistem satu arah di 9 titik rawan macet sepanjang jalur penghubung wilayah tersebut.
Detail Penerapan Sistem Satu Arah
Pemberlakukan sistem satu arah ini tidak dilakukan secara serempak di semua titik, melainkan disesuaikan dengan volume kendaraan dan lokasi rawan macet. Berikut adalah beberapa titik yang menjadi sasaran rekayasa lalu lintas:
- Limbangan
- Malangbong
- Tarogong
- Leles
- Kadungora
Untuk titik Limbangan dan Malangbong, sistem satu arah akan diberlakukan mulai pukul 06.15 WIB hingga siang hari, dengan titik pending di kawasan Puskesmas setempat, Kaum Lewo, dan Selaawi. Sementara itu, jalur Kadungora akan memiliki dua sesi penerapan satu arah, masing-masing pada pukul 08.45 hingga 09.00 WIB dan 09.40 hingga 10.00 WIB. Titik pending di Jalan Baru Kadungora akan disiapkan untuk mengurai arus kendaraan yang menuju pusat kota Garut.
Pernyataan Kapolres Garut
Kapolres Garut, AKBP Yugi Bayu Hendarto, menyatakan bahwa penerapan sistem satu arah ini dilakukan secara situasional, dengan mempertimbangkan volume kendaraan yang didominasi oleh pemudik dari Bandung menuju Tasikmalaya melalui Kabupaten Garut. Ia menambahkan bahwa langkah ini merupakan bagian dari upaya penguraian kepadatan lalu lintas agar berjalan lancar dan aman bagi semua pengguna jalan.
"Seiring meningkatnya arus mudik, kami melakukan rekayasa lalu lintas berupa one way secara bertahap di titik-titik tertentu guna mengurai kepadatan kendaraan. Akan tetapi, one way di Limbangan, Malangbong dilakukan sejak pagi hari dimulai pukul 06.15 WIB hingga siang hari dan pending di kawasan Puskesmas, Kaum Lewo dan Selaawi," ujarnya, Rabu (18/3/2026).
Selain menjelaskan detail penerapan, Kapolres juga mengimbau para pemudik untuk tetap mematuhi arahan petugas yang ada di lapangan, menjaga keselamatan berkendara, dan mempersiapkan perjalanan dengan baik guna menghindari kepadatan. Ia menekankan bahwa rekayasa lalu lintas ini diharapkan dapat membuat arus mudik di wilayah Garut berjalan lancar, aman, dan terkendali sepanjang periode mudik Lebaran 2026.
Kondisi Lalu Lintas di Tasikmalaya
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Tasikmalaya Kota, AKP Riki Kustiawan, menyatakan bahwa arus mudik jalur arteri mulai menunjukkan peningkatan kendaraan dari arah Bandung menuju Tasikmalaya. Pada pukul 14.30 WIB, arus mudik sempat tersendat di pertigaan Pamoyanan lantaran keluar masuknya kendaraan, namun kondisi tersebut segera tertangani dan antrean kendaraan bisa terurai dengan cepat.
"Arus mudik dari arah Bandung menuju ke Tasikmalaya memang sekarang mulai ada kepadatan dan peningkatan di jalur arteri. Akan tetapi, arus mudik yang melewati jalur arteri Gentong atas tercatat 13 ribu dan kami meminta agar pengendara yang melintas supaya bersabar terutama harus menjaga keselamatan."
Menurut data yang dikumpulkan oleh Kasat Lantas Tasikmalaya Kota, volume kendaraan mudik yang melewati jalur Gentong atas mencapai 13 ribu unit pada hari tersebut, menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan hari-hari sebelumnya. Pihak kepolisian telah menyiapkan petugas tambahan untuk mengatur lalu lintas di titik-titik rawan macet guna memastikan kelancaran arus kendaraan.
Baca juga: Tiga Titik Jalan Utama Penghubung Garut-Tasikmalaya Lumpuh Imbas Tanah Longsor
Para pemudik diimbau untuk selalu memantau informasi terbaru terkait rekayasa lalu lintas di wilayah Garut dan Tasikmalaya, serta memilih rute alternatif jika diperlukan. Dengan persiapan yang matang dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, diharapkan arus mudik Lebaran 2026 dapat berjalan lancar tanpa hambatan yang berarti.