Polres Garut Siagakan Pengaman Jalur Mudik Operasi Ketupat Lodaya 2026
Polres Garut menyiagakan personel gabungan untuk pengaman jalur mudik selama Operasi Ketupat Lodaya 2026, dengan kondisi lalu lintas hari pertama operasi masih relatif lancar.

Gambaran Awal Operasi Ketupat Lodaya 2026 di Garut
Polres Garut resmi meluncurkan Operasi Ketupat Lodaya 2026 untuk pengamanan dan pengaturan jalur mudik, yang akan berlangsung selama 13 hari ke depan. Kepala Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Garut, AKP Lucky Martono, mengkonfirmasi bahwa sejumlah personel gabungan telah disiagakan di seluruh jalur strategis wilayahnya, mulai dari jalur nasional, provinsi, hingga titik rawan di area perkotaan Garut.
"Personel tetap disiagakan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan menjelang puncak arus mudik," ujar Lucky Martono dalam keterangan resminya.
Kondisi Lalu Lintas Hari Pertama Operasi
Hari pertama pelaksanaan operasi, arus lalu lintas di seluruh jalur utama Garut terpantau relatif lancar dan landai. Lucky Martono menyatakan bahwa belum terlihat lonjakan signifikan arus kendaraan dari arah Bandung menuju Garut, meskipun periode mudik baru memasuki hari pertama operasi. Salah satu jalur kunci yang dipantau adalah Kadungora, di mana petugas melaporkan bahwa kondisi lalu lintas tetap tidak ada hambatan berat.
Titik Rawan yang Difokuskan Pengawasan
Untuk meminimalkan risiko kemacetan dan kecelakaan, personel Satlantas disebar di beberapa titik rawan yang menjadi jalur penghubung penting antara wilayah sekitar, yaitu:
- Jalur Kadungora-Leles: Jalur utama penghubung antara Bandung dan Garut yang sering mengalami kemacetan pada periode mudik
- Jalur Limbangan-Malangbong: Jalur penghubung dengan Kabupaten Tasikmalaya yang juga menjadi tujuan perjalanan sebagian masyarakat mudik
- Area perkotaan Garut yang sering mengalami kemacetan pada jam sibuk
Selain pengaturan lalu lintas, tim gabungan juga melakukan patroli rutin dan pemantauan di area rawan bencana alam dan kecelakaan, untuk memastikan situasi tetap aman selama seluruh periode operasi. Petugas juga siap memberikan bantuan kepada pengguna jalan yang mengalami masalah di tengah perjalanan, seperti ban bocor atau kendaraan mogok.
Imbauan Kepada Pengguna Jalan
Dalam kesempatan ini, Lucky Martono mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu waspada dan mematuhi peraturan lalu lintas selama perjalanan mudik. Beberapa poin penting yang disampaikan kepada masyarakat:
- Pastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik sebelum berangkat, termasuk pemeriksaan ban, oli, dan sistem pengereman
- Istirahat secara teratur setiap 2-3 jam jika merasa lelah selama perjalanan, untuk menghindari kantuk saat mengemudi
- Hindari kecepatan melebihi batas yang ditentukan dan perilaku mengemudi yang ceroboh, seperti menyalip sembarangan
- Tetap fokus pada jalan dan hindari menggunakan hp saat mengemudi
- Jangan parkir sembarangan di jalur utama, yang dapat menyebabkan kemacetan yang tidak perlu
Masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik juga disarankan untuk memeriksa informasi lalu lintas terkini sebelum berangkat, agar dapat memilih jalur alternatif jika diperlukan. Dengan persiapan yang matang, diharapkan periode mudik tahun ini dapat berlangsung dengan aman dan lancar bagi seluruh masyarakat.