Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Mahasiswa Tel-U Terancam Semprotan Api di Asrama, Kampus Mulai Pemeriksaan

Bandung · Oleh ·

Mahasiswa Telkom University menjadi korban intimidasi di asrama kampus setelah video ancaman semprotan api viral. Kampus memulai proses pemeriksaan dan mengutamakan perlindungan korban.

Mahasiswa Tel-U Terancam Semprotan Api di Asrama, Kampus Mulai Pemeriksaan

Nasib malang menimpa seorang mahasiswa Telkom University. Ia menjadi korban intimidasi oleh sesama mahasiswa di lingkungan asrama kampus yang berlokasi di Bandung. Dalam video yang kemudian viral di media sosial, terlihat seorang mahasiswa tanpa busana mengancam korban menggunakan semprotan pengharum ruangan yang dipantik dengan korek api hingga menyala dan diarahkan ke wajah.

Kasus ini menambah daftar panjang peristiwa perundungan di lingkungan pendidikan tinggi. Bedanya, kali ini terjadi di asrama kampus tempat mahasiswa seharusnya merasa aman tinggal selama masa perkuliahan. Kondisi asrama yang menjadi tempat tinggal bersama justru berubah menjadi ruang gelap bagi korban.

Telkom University membenarkan peristiwa ini. Head of Secretary and Public Relations kampus, Roosdiana Noor Rochmah, menyatakan institusi menanggapi serius dugaan perundungan yang terjadi. Pihaknya memahami keprihatinan publik atas peristiwa tersebut.

Baca Juga: Filter AC Kotor Bikin Tagihan Listrik Naik 15 Persen, Begini Cara Mengatasinya

"Telkom University menanggapi serius dugaan perundungan yang terjadi di lingkungan kampus dan menjadi perhatian publik. Telkom University memahami keprihatinan yang muncul atas peristiwa tersebut serta menegaskan bahwa keselamatan, keamanan, dan kesejahteraan seluruh mahasiswa merupakan prioritas institusi," kata Roosdiana saat dihubungi.

Penanganan kasus ini diserahkan kepada Direktorat Kemahasiswaan, Karier, dan Alumni bersama Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi. Kampus mengutamakan perlindungan dan pendampingan bagi pihak yang terdampak. Seluruh pemeriksaan dijamin berlangsung secara objektif, menyeluruh, dan berkeadilan.

"Setiap tindakan yang terbukti melanggar ketentuan akan ditindaklanjuti sesuai dengan peraturan yang berlaku," tegas Roosdiana.

Baca Juga: PDI Perjuangan Kota Bandung Bentuk Tim Advokasi di Setiap Kelurahan untuk Bantu Warga Urus Layanan Kesehatan dan Pendidikan

Kampus kini berkomitmen menjaga kerahasiaan identitas seluruh pihak yang terlibat. Imbauan juga disebarkan agar masyarakat tidak menyebarkan identitas maupun konten pribadi yang berpotensi memperburuk kondisi korban. Proses penanganan kasus ini masih berjalan dan diharapkan segera menemukan titik terang.

Bagi mahasiswa yang pernah mengalami atau menyaksikan perundungan serupa, kondisi ini menjadi pengingat bahwa kekerasan di lingkungan pendidikan tidak bisa ditoleransi. Kajia ini juga membuktikan bahwa keamanan di asrama kampus butuh pengawasan lebih ketat, terutama saat mahasiswa tinggal di satu atap tanpa pengawasan ketat orang tua.