Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Polisi Amankan Pria 43 Tahun setelah TS Tewas Bersimbah Darah di Kamar Mandi Indekos Cimahi Tengah

KBB · Oleh ·

TS (43) ditemukan tewas bersimbah darah di kamar mandi indekos Cimahi Tengah. Polisi mengamankan pria berinisial RS (43), motif dan hubungan keduanya masih didalami.

Polisi Amankan Pria 43 Tahun setelah TS Tewas Bersimbah Darah di Kamar Mandi Indekos Cimahi Tengah

Warga Gang Karya Bakti, Kelurahan Cigugur Tengah, Kecamatan Cimahi Tengah, digegerkan oleh kematian seorang penghuni indekos pada Kamis (5/11/2026) sore. Perempuan berinisial TS (43), warga Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, ditemukan tak bernyawa di lantai kamar mandi indekos sekitar pukul 18.00 WIB. Tubuhnya bersimbah darah dengan sejumlah luka.

Polisi bergerak cepat. Seorang pria berinisial RS (43) diamankan tak lama setelah kejadian. Kapolsek Cimahi, Kompol Donny Irawan, menyatakan pria itu kini menjalani pemeriksaan intensif.

"Untuk pelaku benar sudah diamankan. Sekarang masih dalam pemeriksaan," kata Donny saat ditemui, Jumat (6/11/2026).

RS diamankan setelah penghuni indekos bersama penjaga mendobrak pintu kamar korban. Saat pintu terbuka, pria tersebut berada di dalam kamar dengan pakaian berlumuran darah yang diduga berasal dari tubuh TS. Sebilah pisau yang dipenuhi darah ditemukan di bagian perut korban.

Baca Juga: Dua Pegulat KBB Sumbang Emas Porprov XV Jabar di Bekasi, Desti Menang Debut di Kelas 65 kg

Suara Piring Pecah Picu Kecurigaan

Peristiwa itu terbongkar berkat kecurigaan tetangga kamar. Penghuni indekos mendengar keributan dari kamar korban. Suara tersebut mirip bunyi piring pecah sehingga memicu kecurigaan warga kos.

Saksi kemudian meminta bantuan penjaga indekos untuk mendobrak pintu. Mereka khawatir terjadi sesuatu terhadap penghuni kamar. Setelah dua kali upaya, pintu tiba-tiba dibuka dari dalam oleh seorang pria.

Baca Juga: Polisi Jerat RS 33 Tahun dengan Pasal Pembunuhan setelah Menggorok Leher Wanita di Indekos Cimahi

"Awalnya itu ada suara ribut-ribut seperti suara piring pecah. Kemudian dibantu sama penjaga indekos mendobrak pintu kamar karena curiga khawatir ada apa-apa," kata Andika (27), saksi di lokasi kejadian.

Andika mengaku tidak mengenal pria yang berada di dalam kamar korban. Menurutnya, TS sudah cukup lama tinggal di indekos tersebut. Warga sempat menahan pria itu karena banyak orang berkumpul di luar kosan sehingga ia tidak bisa kabur.

Hubungan Korban dan Terduga Pelaku Belum Pasti

Polisi belum memastikan apakah RS dan TS saling mengenal. Pemeriksaan terhadap pria tersebut masih berlangsung untuk mengungkap rangkaian kejadian dan motif di balik kematian korban.

"Apakah pelaku dan korban saling kenal? Ini masih kita dalami. Nanti perkembangannya akan kami sampaikan," kata Donny.

Sampai Jumat, status hukum RS masih berjalan di tahap pemeriksaan. Belum ada penetapan tersangka maupun pasal yang dijeratkan. Polisi juga belum merinci jumlah dan letak luka di tubuh korban.

Kasus ini menambah daftar kematian perempuan di dalam kamar sewaan yang ditangani kepolisian di wilayah Bandung Raya. Pola serupa muncul dalam kasus seorang wanita yang ditemukan tewas di dalam kosan di Cirebon, yang penyelidikannya masih berjalan. Di Cimahi sendiri, kepolisian sebelumnya menangani penggorokan leher seorang wanita di indekos yang berujung pada penjeratan pasal pembunuhan.

Sebelumnya, Polres Cimahi juga mengungkap pembunuhan seorang warga bernama Cicih di Rongga, Bandung Barat, dengan pelaku tunggal.

Bagi penghuni kos dan warga sekitar, kejadian ini menimbulkan kekhawatiran soal keamanan lingkungan tempat tinggal. Indekos di kawasan padat seperti Cigugur Tengah kerap dihuni penyewa yang tidak saling mengenal, sehingga keributan di dalam kamar sulit dibaca sebagai ancaman sejak awal. Warga baru bertindak setelah mendengar suara barang pecah.