Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

PLN Energize Gardu Induk 150 kV Subang Baru Berkapasitas 120 MVA untuk Dukung Industri VinFast dan Taekwang

KDM · Oleh ·

PLN mengoperasikan Gardu Induk 150 kV Subang Baru berkapasitas 120 MVA untuk menopang listrik industri VinFast, Taekwang, dan EcoPaper di Kabupaten Subang.

PLN Energize Gardu Induk 150 kV Subang Baru Berkapasitas 120 MVA untuk Dukung Industri VinFast dan Taekwang

PT PLN resmi mengoperasikan Gardu Induk 150 kV Subang Baru di Desa Padaasih, Kecamatan Cibogo, Kabupaten Subang. Gardu ini berkapasitas total 2×60 MVA dan dipasok melalui Saluran Udara Tegangan Tinggi 150 kV Subang Baru Incomer sepanjang 52,151 kilometer sirkit yang terdiri dari 38 tower.

Keberadaan gardu ini langsung menyentuh kebutuhan nyata industri besar yang sudah berdiri di Kabupaten Subang. PLN mencatat tiga pelanggan besar yang menjadi sasaran utama dukungan listrik dari infrastruktur ini, yakni VinFast, Taekwang, dan EcoPaper. Ketiganya merupakan perusahaan manufaktur berskala internasional dengan konsumsi listrik tinggi.

Manager PLN Unit Pelaksana Proyek Jawa Bagian Tengah 2, Husni Wardana, menjelaskan bahwa gardu ini meningkatkan fleksibilitas jaringan dalam mengalirkan dan mengevakuasi beban listrik. "Secara sistem, infrastruktur ini akan memperkuat konfigurasi jaringan kelistrikan di wilayah Subang dan memberikan fleksibilitas yang lebih baik dalam pengelolaan serta evakuasi beban," terang Husni.

Baca Juga: Gubernur Dedi Mulyadi Setujui Pembangunan Banjir Kanal Cikahiyangan 1 Km untuk Atasi Banjir Jadek Kopo

Kebutuhan listrik industri besar di Jawa Barat sendiri sangat besar. Sebagai gambaran, satu perusahaan seperti PT Indah Kiat saja membutuhkan pasokan listrik hingga 250 MVA. Ketersediaan infrastruktur ketenagalistrikan yang andal menjadi salah satu pertimbangan utama investor sebelum menanamkan modal di suatu daerah.

Konstruksi gardu ini melibatkan pekerjaan terintegrasi mulai dari pembangunan fisik, instalasi peralatan, pengujian, hingga commissioning. Jaringan transmisi 52,151 kilometer sirkit itu dibentuk dengan memotong jalur SUTT 150 kV Sukamandi-Haurgeulis untuk menghasilkan konfigurasi yang lebih optimal dalam penyaluran listrik.

General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah, Kishartanto Purnomo Putro, menegaskan bahwa proyek ini bukan sekadar menambah kapasitas listrik. Ia memandang infrastruktur energi sebagai fondasi bagi investasi dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Baca Juga: Sapi Simental 1,4 Ton Asal Sumedang Jawara Kontes APPSI Piala Presiden 2026 di Bogor

"Kami ingin memastikan setiap investasi yang masuk ke Indonesia didukung oleh infrastruktur energi yang memadai. Dengan begitu, investasi dapat berkembang, menciptakan lapangan kerja, menggerakkan perekonomian daerah," tutur Kishartanto.

Gardu Induk 150 kV Subang Baru ini menjadi salah satu upaya PLN memperkuat ekosistem investasi di Jawa Barat, di mana kebutuhan listrik industri terus melonjak seiring dengan masuknya perusahaan-perusahaan baru. Listrik andal menjadi Magnet Investasi di Jawa Barat dengan kebutuhan yang terus meningkat tiap tahunnya.

PLN menyatakan komitmennya menjaga standar keselamatan, mutu, dan keandalan infrastruktur ini agar dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi sistem kelistrikan dan masyarakat Jawa Barat.