Persib Bandung Gandeng Grey Art Gallery, Ajak Ayah dan Anak Bonding Lewat Seni
Positive Movement PERSIB gelar "Sabtu Bersama Ayah" di Grey Art Gallery Braga. 18 anak dan ayah ikut serta dalam kegiatan mewarnai, pererat hubungan keluarga.

Positive Movement Persib Perluas Jejak Lewat Kegiatan Kreatif
Klub Sepakbola Persib Bandung terus membuktikan bahwa perannya di masyarakat bukan sekadar di atas lapangan hijau. Melalui program Positive Movement, PERSIB secara konsisten seringk generator kegiatan sosial yang menyentuh berbagai aspek kehidupan.
Kali ini, giliran kegiatan bertema "Sabtu Bersama Ayah" yang menjadi fokus perhatian. Program ini berlangsung di Grey Art Gallery Braga, jantung kota Bandung, Sabtu (4/7/2025), dan berhasil mengumpulkan puluhan partisipan dari kalangan karyawan PT Persib Bandung Bermartabat serta perwakilan Bobotoh.
Baca Juga: Pembeli di Pasar Soreang Kurangi Belanja Ayam Saat Harga Naik ke Rp40 Ribuan per Kg
Seni sebagai Wadah Penguatan Ikatan Ayah dan Anak
Sebanyak 18 anak hadir bersama ayahnya masing-masing untuk mengikuti sesi mewarnai menggunakan media krayon dan kertas. Kegiatan sederhana ini ternyata memiliki dampak yang dalam—menjadi jembatan komunikasi antara orang tua dan anak di tengah padatnya aktivitas sehari-hari.
Baca Juga: Kriminolog UNISBA Pertanyakan Remisi Satu Bulan Mantan Wamenaker Noel yang Baru Dua Bulan Dipenjara
Manajer sekaligus Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat, H. Umuh Muchtar, menyambut baik antusiasme seluruh peserta. Ia mengucapkan terima kasih kepada Grey Art Gallery yang telah memfasilitasi kegiatan ini.
"Ini kerja sama yang luar biasa antara PERSIB dan Grey. Semoga tidak hanya sampai di sini tapi bisa terus berlanjut ke kegiatan-kegiatan lainnya," tegas Umuh Muchtar.
Sinergi Sepakbola dan Seni: Kombinasi Tak Terduga yang Harmonis
Owner Grey Art Gallery, Elia Yoesman, mengungkapkan kegembiraannya atas terselanggaranya acara ini. baginya, programme ini merupakan bukti nyata bahwa dua dunia yang berbeda—sepakbola dan seni—sama-sama memiliki kekuatan untuk menyatukan.
"Persib dan Grey ingin menunjukkan bahwa keduanya mampu menghasilkan ruang interaksi yang hangat, dan menciptakan pengalaman yang akan terus diingat bersama," jelas Elia Yoesman.
Filosofi ini sejalan dengan misi Cultura Persib yang tidak hanya membangun supporter, tetapi juga membangun komunitas yang harmonis dimulai dari unit terkecil—keluarga.
Dua Rekrutan Anyar jadi Magnet Kegiatan
Momen "Sabtu Bersama Ayah" juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan dua pemain baru Maung Bandung kepada para hadirin. Kehadiran Ragnar Oratmangoen dan Gakuto Notsuda menandai ambisi besar PERSIB untuk musim depan.
Sang seniman lokal, Toni Masdiono, bahkan mendemonstrasikan cara menggambar wajah Ragnar secara langsung di lokasi acara. Hasil karyanya kemudian dipajang di Grey Art Gallery untuk dinikmati seluruh Bobotoh. Sementara itu, gambar kosong bertuliskan wajah Notsuda dan Ragnar dibagikan kepada pengunjung Jalan Braga, menjadi sarana edukasi bahwa seni bisa dilakukan siapa saja.
Tantangan Seru Datang, Dukungan Bobotoh Semakin Dibutuhkan
Umuh Muchtar menyampaikan harapannya agar kedua rekrutan anyar ini mampu membawa PERSIB ke level yang lebih tinggi. Mengingat musim depan, Maung Bandung akan menghadapiCompetition yang tidak mudah:
- Super League
- Piala Indonesia
- ASEAN Club Championship
- AFC Champions League Two
"Semoga dengan tambahan dua pemain ini akan membuat PERSIB semakin berjaya. Tantangan musim depan akan semakin besar, dukungan dari Bobotoh masih tetap kami harapkan," harapnya.
Cermin Nyata Pergerakan Positif dari Bandung
Sejak pertengahan Juni lalu, Positive Movement PERSIB telah membuktikan konsistensinya. Dimulai dari kegiatan bersepeda bersama komunitas Bike to Work (29/6), kemudian donor darah yang digagas bersama PMI Kota Bandung (2/7), hingga kegiatan "Sabtu Bersama Ayah" di Grey Art Gallery, setiap inisiatif mencerminkan komitmen PERSIB sebagai institusi yang peduli terhadap masyarakat.
Lewat serangkaian kegiatan ini, Persib Bandung tidak hanya menjanjikan prestasi di lapangan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pembentukan karakter dan keharmonisan keluarga di masyarakat.
Hasil karya Toni Masdiono yang dipajang di Grey Art Gallery kini bisa disaksikan langsung oleh pecinta seni dan Bobotoh yang datang ke kawasan Braga, menjadi pengingat bahwa kekuatan Persib terletak bukan hanya di timnya, tetapi juga di ikatan emosional yang dibangun dengan masyarakat.