Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Pemkot Bandung Siap Ikuti WFH ASN Pusat, Dorong Kunjungan Wisata Lokal

Bandung · Oleh Salsa Maharani ·

Pemkot Bandung siap mengikuti kebijakan WFH satu hari sepekan bagi ASN setelah Idulfitri, menunggu petunjuk teknis pusat, dan melihat potensi peningkatan kunjungan wisata serta dampak positif bagi ekonomi lokal.

Pemkot Bandung Siap Ikuti WFH ASN Pusat, Dorong Kunjungan Wisata Lokal

Kabar Utama: Kebijakan WFH ASN dan Dampak Pariwisata

Kota Bandung siap mengikuti kebijakan pemerintah pusat terkait work from home (WFH) satu hari dalam sepekan bagi aparatur sipil negara (ASN) setelah libur Idulfitri. Menurut Sekretaris Daerah (Sekda) Bandung Iskandar Zulkarnain, kebijakan ini memiliki potensi besar untuk meningkatkan kunjungan wisata ke kota destinasi populer Jawa Barat ini, sambil tetap memprioritaskan pelayanan publik yang optimal.

Persiapan dan Skema WFH yang Dipertimbangkan

Iskandar menyatakan bahwa pihaknya saat ini masih menunggu petunjuk teknis resmi dari pemerintah pusat, setelah wacana kebijakan ini disampaikan secara verbal. Meskipun demikian, Pemkot Bandung telah melakukan berbagai persiapan sebagai langkah antisipasi apabila kebijakan tersebut resmi diberlakukan. Salah satu opsi yang tengah dipertimbangkan adalah penerapan WFH pada hari Jumat. Menurut Iskandar, skema ini akan memungkinkan ASN untuk memulai libur lebih awal, sehingga memiliki lebih banyak waktu untuk berwisata ke Kota Bandung atau sekitarnya.

"Kalau misalnya hari Jumat WFH, orang bisa datang lebih awal ke Bandung. Ini tentu berdampak positif bagi sektor pariwisata," ujar Iskandar dalam keterangan pers Rabu (25/3).

Prioritas Pelayanan Publik yang Tak Terkalahkan

Meskipun melihat potensi dampak positif bagi ekonomi lokal, Iskandar menegaskan bahwa penerapan WFH tidak boleh mengorbankan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat. Ia menekankan bahwa pelayanan yang optimal bagi warga tetap menjadi prioritas utama Pemkot Bandung.

"Pada prinsipnya, pelayanan publik harus tetap berjalan lancar dan maksimal. Itu yang menjadi fokus kami sebelum dan sesudah penerapan kebijakan WFH," tuturnya.

Evaluasi Hari Pelaksanaan WFH

Selain persiapan awal, Pemkot Bandung juga akan melakukan evaluasi mendalam terhadap hari pelaksanaan WFH setelah kebijakan ini resmi ditetapkan oleh pemerintah pusat. Iskandar menjelaskan bahwa tim akan menilai beberapa opsi hari, termasuk Jumat, Senin, dan Selasa, sebelum menentukan pilihan yang paling tepat sesuai kebutuhan pelayanan publik dan potensi dampak pada sektor pariwisata. "Kita akan lihat dan evaluasi setiap opsi dengan matang, agar kebijakan ini dapat memberikan manfaat maksimal tanpa mengganggu pelayanan masyarakat," tambahnya.

Kondisi Pasca Libur Idulfitri di Bandung

Selain persiapan kebijakan WFH, Iskandar juga membagikan informasi mengenai kondisi Kota Bandung pasca libur Idulfitri yang lalu. Menurutnya, masa libur berjalan aman dan kondusif, dengan berbagai potensi permasalahan seperti pengelolaan sampah, keamanan wilayah, dan penertiban parkir liar dapat ditangani dengan baik. Pemkot telah mengantisipasi lonjakan wisatawan selama libur Idulfitri, dengan menempatkan tenaga tambahan di titik-titik keramaian. Meskipun data detail jumlah wisatawan masih sedang direkap secara lengkap, Iskandar mengakui adanya peningkatan aktivitas kunjungan yang terlihat secara kasat mata selama periode libur. "Secara kasat mata, kunjungan wisatawan cukup tinggi, tapi datanya masih kita kumpulkan dan analisis," tandas Iskandar.