Pemkab Garut segera memperbaiki jalan penghubung lintas selatan Jabar
Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat akan melakukan perbaikan jalan Singajaya-Cibalong sepanjang 23 km dengan anggaran Rp79 miliar, diajukan ke Kementerian PU tahun 2026 untuk mendukung ekonomi dan mobilitas masyarakat wilayah selatan Garut.

Perbaikan Jalan Singajaya-Cibalong Garut: Prioritas Pengembangan Ekonomi 2026
Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat, akan segera melaksanakan perbaikan infrastruktur jalan yang menghubungkan wilayah Singajaya dan Cibalong. Jalan ini merupakan bagian dari jalur lintas selatan Jawa Barat, yang berperan krusial untuk meningkatkan mobilitas masyarakat, serta mendukung aktivitas pendidikan, pendistribusian hasil pertanian dan pariwisata di wilayah selatan Garut.
Pentingnya Jalan Singajaya-Cibalong untuk Ekonomi Lokal
Menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Garut, Agus Ismail, jalur ini merupakan salah satu prioritas pengembangan wilayah selatan Garut. Dalam wawancara di Garut, Jumat, ia menjelaskan bahwa akses barang dan orang di wilayah ini sangat vital, karena mobilitas yang lancar akan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi lokal.
"Itu salah satu jalur prioritas pengembangan wilayah selatan, karena sebagai akses perekonomian, mobilitas dari sana juga luar biasa, akses barang, akses orang," kata Agus Ismail.
Rincian Usulan Perbaikan Jalan
Dinas PUPR Garut saat ini sedang memfokuskan perbaikan ruas jalan utama di wilayah selatan Garut, termasuk ruas Pamegatan-Cibalong sepanjang 23 km yang saat ini berada di tahap pengajuan anggaran ke pemerintah pusat untuk tahun 2026. Besaran dana yang diusulkan sebesar **Rp79 miliar, dengan lebar badan jalan sekitar 4 meter.
"Yang menjadi prioritas kita yaitu di Jalur Pemegatan, Singajaya itu panjangnya kurang lebih 23 km, itu yang sedang kita ajukan melalui program IJD (*Infrastruktur Jalan Daerah) ke Kementerian PU," jelasnya.
Sesuai Kebijakan Pemerintah Pusat
Program perbaikan jalan ini sepenuhnya sesuai dengan **Instruksi Presiden Nomor 11 Tahun 2025 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah untuk Mendukung Swasembada Pangan dan Energi. Agus Ismail menambahkan bahwa wilayah Banjarwangi, Singajaya, Pendeuy, hingga Cibalong merupakan wilayah pertumbuhan dengan pusat produksi pertanian yang sangat cocok dengan tujuan dari Inpres tersebut, yang bertujuan meningkatkan konektivitas untuk mendukung swasembada pangan dan energi nasional.
Target dan Harapan Pemerintah dan Masyarakat
Pemerintah Garut berharap program perbaikan jalan ini dapat selesai pada tahun 2026, sehingga manfaatnya segera dirasakan oleh masyarakat dan dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi di wilayah selatan Garut. Selain ruas Singajaya-Cibalong, terdapat beberapa ruas jalan lain yang juga sedang dalam tahap pengajuan perbaikan, yaitu:
- Talegong-Selawi
- Karang Sewu hingga Samudra Jaya
Semua proyek ini juga menggunakan dana dari pemerintah pusat, mengingatkan bahwa dana lokal Kabupaten Garut sangat terbatas untuk proyek infrastruktur skala besar. Agus Ismail juga menambahkan bahwa selesainya perbaikan jalan ini akan memudahkan para petani untuk mendistribusikan hasil pertanian mereka ke pasar-pasar yang lebih luas, serta meningkatkan akses wisatawan ke objek wisata di wilayah selatan Garut, yang pada akhirnya akan meningkatkan pendapatan ekonomi lokal.