Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Pelatihan Paralegal Depok 2026: Membangun Jembatan Keadilan untuk Warga

Jabar · Oleh Tasya Oktaviani ·

Pelatihan Paralegal di Depok resmi dibuka 27 Juli 2026 di Balaikota Depok. Febrina Puspitasari SH MH: pendidikan hukum garda terdepan terwujudnya keadilan.

Pelatihan Paralegal Depok 2026: Membangun Jembatan Keadilan untuk Warga

Pelatihan Paralegal di Balaikota Depok: Wujud Kolaborasi SWI dan LBH Mata Pena Keadilan

Pelatihan Paralegal yang diselenggarakan Sekretariat Bersama Wartawan Indonesia (SWI) Kota Depok bekerja sama dengan Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Mata Pena Keadilan resmi dibuka di Diskarpus Balaikota Depok, Senin (27/07/2026).

Acara pembukaan ini dihadiri oleh Kepala Bagian Hukum Pemerintah Kota Depok, Febrina Puspitasari, S.H., yang turut menegaskan bahwa pendidikan hukum bagi masyarakat merupakan pilar utama dalam mewujudkan ketertiban, keadilan, dan perlindungan hukum yang merata di Kota Depok.


Pendidikan Hukum sebagai Fondasi Keadilan

Dalam kesempatan tersebut, Febrina menegaskan bahwa kehadiran aparat dan lembaga hukum tidak akan memberikan hasil optimal tanpa diimbangi pemahaman masyarakat.

"Masyarakat yang memahami hak, kewajiban, serta prosedur hukum akan lebih mudah menyelesaikan berbagai persoalan secara bijak dan sesuai aturan yang berlaku," jelas Febrina.

Ia menambahkan bahwa masih banyak warga Depok yang menghadapi berbagai permasalahan hukum, namun belum mengetahui ke mana harus mengadu dan langkah apa yang harus ditempuh.


Peran Strategis Paralegal bagi Masyarakat

Menurut Febrina, paralegal memiliki peran strategis sebagai jembatan informasi hukum bagi masyarakat. Beberapa permasalahan utama yang sering dihadapi warga antara lain:

Seorang paralegal yang kompeten harus dilengkapi dengan pengetahuan hukum memadai, kepekaan sosial, serta pemahaman tegas mengenai batas kewenangan dan tanggung jawabnya.


Narasumber Berkualitas Tinggi

Pelatihan ini menghadirkan narasumber berpengalaman dari berbagai latar belakang profesional:

Keahlian para narasumber diharapkan mampu memberikan bekal komprehensif bagi seluruh peserta pelatihan.


Komitmen Pemerintah terhadap Pembangunan Hukum

Pemerintah Kota Depok sangat apresiasi langkah kolaboratif ini. Febrina menyatakan bahwa pembangunan daerah bukan sekadar mengenai infrastruktur fisik dan pertumbuhan ekonomi, melainkan juga mencakup pembangunan hukum.

"Masyarakat yang sadar hukum akan menghargai hak sesama dan mengutamakan penyelesaian secara damai sesuai aturan yang berlaku," tegas Febrina.


Harapan danarget Pencapaian Pelatihan

Febrina berharap pelatihan ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata, melainkan melahirkan paralegal yang:

"Kami ingin peserta mampu menjadi mitra masyarakat dalam memberikan edukasi hukum serta mendukung terciptanya budaya sadar hukum di Kota Depok," harap Febrina.

Sinergi untuk Masa Depan Hukum Kota Depok

Febrina juga mendorong keberlanjutan kegiatan serupa serta penguatan sinergi antara:

"Kami apresiasi SWI dan Yayasan Mata Pena Keadilan. Semoga ilmu yang didapat diamalkan secara bertanggung jawab demi kemaslahatan bersama," tutup Febrina.

Dengan dibukanya pelatihan ini, diharapkan lahir generasi paralegal baru yang mampu menjadi garda terdepan dalam memperluas akses keadilan bagi seluruh warga Kota Depok.