Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Pekarangan Rumah di Bandung Barat Berpotensi Jadi Tambahan Penghasilan Keluarga

KBB · Oleh · · Diperbarui 10 Agustus 2026

Optimasi pekarangan rumah di Bandung Barat melalui kelompok wanita tani dinilai berpotensi kuat tingkatkan ketahanan pangan dan ekonomi keluarga.

Pekarangan Rumah di Bandung Barat Berpotensi Jadi Tambahan Penghasilan Keluarga

Potensi Pekarangan Rumah sebagai Sumber Ketahanan Pangan

Kabupaten Bandung Barat memiliki potensi besar dalam mengoptimalkan pekarangan rumah untuk mendukung ketahanan pangan keluarga. Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Barat Sri Dewi Anggraini menyampaikan hal ini mengingat masih minimnya kelompok wanita tani (KWT) di wilayah tersebut.

Saat ini, terdapat sekitar 17 kelompok wanita tani yang menjadi pintu masuk masyarakat dalam mengakses berbagai program pemberdayaan bidang pertanian dan ketahanan pangan.

Baca Juga: Ribuan Tenaga Non-ASN di Bandung Barat Tak Bisa Direkrut jadi PPPK Paruh Waktu Tahun Ini

Tantangan Akses di Wilayah Selatan Bandung Barat

Wilayah selatan Kabupaten Bandung Barat, khususnya Kecamatan Rongga dan Gununghalu, masih menghadapi tantangan akses dan pemerataan pembangunan. Kedua wilayah ini dinilai memerlukan perhatian lebih dalam pelaksanaan program ketahanan pangan.

"Mudah-tahun ini bisa menjadi fokus di Kabupaten Bandung Barat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," harap Sri Dewi.

Kondisi geografis yang sulit dijangkau menjadi salah satu faktor utama keterbatasan program pemberdayaan di wilayah tersebut.

Baca Juga: Pengobatan Turun Temurun di Cihampelas Bandung Barat Klaim Panggul dan Paha Paling Sulit Sembuhkan

Kontribusi Sektor Pertanian terhadap Ekonomi Lokal

Data BPS mencatat sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan menyumbang 12,63% dari total PDRB Kabupaten Bandung Barat yang mencapai Rp61,24 triliun. Angka ini menunjukkan betapa pentingnya potensi pertanian bagi ekonomi lokal.

Dengan optimalisasi pekarangan rumah melalui KWT, potensi ini bisa Dimaksimalkan untuk:

Program Asri sebagai Strategi Pemberdayaan

Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Jawa Barat menjalankan program Anggota Keluarga Sehat Pekarangan Lestari (Asri) yang menjadikan KWT sebagai salah satu jalur distribusi.

Program ini memberikan kesempatan bagi kelompok wanita tani untuk memperoleh berbagai bentuk bantuan, termasuk:

Dampak Positif bagi Keluarga dan Masyarakat

Sri Dewi menilai optimalisasi pekarangan rumah melalui KWT dapat menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga.

"Kalau dikelola optimal bisa juga membantu ekonomi keluarga karena telur dan sayuran tidak harus selalu membeli," katanya.

Dengan demikian, pekarangan yang selama ini dianggap sekadar halaman kosong justru berpotensi menjadi sumber ketersediaan bahan pangan bergizi bagi keluarga.

Masa Depan

Ke depan, diharapkan semakin banyak KWT yang terbentuk di Kabupaten Bandung Barat. Dengan demikian, cakupan program ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat dapat semakin luas, utamanya di wilayah-wilayah yang selama ini belum tersentuh secara optimal.