Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Pizza Maker Junior Ajak Anak-anak Kunjungi Kebun Paprika di KBB untuk Merayakan Satu Dekade Program

KBB · Oleh ·

Pizza Maker Junior ajak anak-anak kunjungi kebun paprika Sumber Tani Mulya KBB dalam rangkaian puncak perayaan satu dekade program edukasi Pizza Hut.

Pizza Maker Junior Ajak Anak-anak Kunjungi Kebun Paprika di KBB untuk Merayakan Satu Dekade Program

Sekelompok anak-anak dari Bandung mengunjungi kebun paprika di Desa Sumber Tani Mulya, Kabupaten Bandung Barat, pada akhir September 2026. Mereka tidak sekadar bermain, melainkan melihat langsung bagaimana paprika ditanam, dirawat, hingga siap dipanen sebelum bahan itu masuk ke piring pizza.

Pengalaman itu menjadi bagian dari Pizza Maker Junior Farm Visit, rangkaian puncak perayaan satu dekade program edukasi anak Pizza Hut Indonesia. Seusai kunjungan ke pertanian, anak-anak itu melanjutkan aktivitas ke Pizza Hut Kota Baru Parahyangan untuk membuat Super Supreme Pizza.

Pizza Maker Junior sendiri telah berdiri sejak 2014. Selama 10 tahun, program ini melibatkan lebih dari 5 juta anak di Indonesia. Biasanya, anak-anak datang ke gerai Pizza Hut untuk belajar membuat pizza. Kali ini, perjalanannya dibalik: anak-anak diajak跑到 sumber bahan baku dulu.

Baca Juga: Faisal Weskurni Pulang ke Bandung Barat Setelah Selamat dari Tenggelamnya KM Virgo

Sumber Tani Mulya bukan mitra baru Pizza Hut. Kelompok tani ini sudah bergabung dalam program Pizza Hut Peduli Petani selama kurang lebih 7 tahun. Mereka fokus pada paprika organik yang kemudian dikirim ke Pizza Hut Restaurant di Bandung.

Pizza Hut Peduli Petani merupakan bagian dari program CSR Pizza Hut Peduli 8P. Lewat program ini, Pizza Hut memberikan dukungan modal usaha, pendampingan teknis, hingga komitmen pembelian hasil pertanian dengan harga yang lebih stabil kepada para mitra. Prinsip Good Agriculture Practices dan Good Handling Practices diterapkan untuk menjaga kualitas dan keamanan pangan.

Secara nasional, Pizza Hut Indonesia telah bermitra dengan lebih dari 243 petani sejak 2013. Lahan pertanian mereka mencakup hampir 3 hektare dengan total lebih dari 100 greenhouse yang tersebar di 15 area di Jawa, Bali, dan Sulawesi. Komoditas yang dihasilkan meliputi paprika, buncis, tomat, dan selada romaine.

Baca Juga: Asep Ismail Tinjau Langsung 367 Unit RTLH Bandung Barat, 118 Unit di Kawasan Kumuh

Saat ini, 100% paprika dan tomat yang digunakan Pizza Hut Restaurant, Pizza Hut Delivery, dan Pizza Hut Ristorante di Bandung berasal dari petani lokal. Di wilayah Bandung sendiri, terdapat 43 outlet yang dipasok dari petani binaannya.

Kedekatan lokasi pertanian dengan outlet-outlet Pizza Hut di Bandung membuat distribusi hasil panen menjadi lebih efisien. Proses pemantauan kualitas bahan juga lebih mudah karena jaraknya tidak jauh.

Dedey, Ketua Kelompok Sumber Tani Mulya, menyebut kunjungan anak-anak itu memberikan pengalaman berbeda bagi pertanian.

"Kami senang anak-anak bisa datang dan melihat langsung bagaimana paprika ditanam dan dirawat sampai siap dipanen. Biasanya mereka mengenal paprika setelah sudah menjadi bagian dari makanan, jadi lewat kegiatan ini mereka bisa tahu bahwa ada proses yang cukup panjang sebelum bahan tersebut sampai ke meja makan," tutur Dedey.

Herryady, Local Store Manager Pizza Hut Indonesia, menjelaskan bahwa pengalaman di pertanian menjadi cara memperluas proses belajar yang selama ini menjadi bagian dari visi Pizza Maker Junior.

"Kami ingin memperluas pengalaman tersebut melalui rangkaian kunjungan ke pertanian Pizza Hut Indonesia di berbagai wilayah. Dimulai dari Bandung, kemudian Jawa Tengah, hingga Jawa Timur, anak-anak diajak melihat langsung bagaimana bahan makanan yang mereka gunakan sehari-hari berasal dan dipersiapkan," kata Herryady.

Perayaan satu dekade Pizza Maker Junior tidak berhenti di Bandung. Rangkaian serupa berlanjut ke pertanian Pizza Hut di Jawa Tengah dan Jawa Timur dalam beberapa bulan ke depan.