Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Oknum Pejabat Dishub Sukabumi Dilaporkan ke Polisi Usai Dituduh Pelecehan Siswi PKL

Jabar · Oleh ·

Siswi PKL di Dishub Sukabumi melapor ke polisi setelah mengalami dugaan pelecehan oleh oknum pejabat senior. Pelaku membantah, sementara Kepala Dinas mengakui dan minta maaf.

Oknum Pejabat Dishub Sukabumi Dilaporkan ke Polisi Usai Dituduh Pelecehan Siswi PKL

Seorang siswi kelas 11 dari sekolah menengah kejuruan di Sukabumi memilih melapor ke polisi setelah mengalami dugaan pelecehan seksual saat menjalani Praktik Kerja Lapangan di Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi. Peristiwa ini terungkap setelah pihak sekolah menerima aduan langsung dari korban.

Pihak sekolah langsung bergerak setelah menerima aduan tersebut. Kepala sekolah kemudian mengonfirmasi tuduhan itu kepada oknum pejabat senior yang diduga bertanggung jawab. Oknum tersebut membantah seluruh tudingan. Respons berbeda justru datang dari Kepala Dinas yang mengakui peristiwa itu dan menyampaikan permintaan maaf atas perlakuan bawahannya.

"Yang bersangkutan tidak mengakui dan tidak merasa melakukan hal apa pun. Karena belum puas dengan jawabannya, saya mempertanyakan dan klarifikasi kepada Kepala Dinas," kata kepala sekolah yang juga melaporkan perkara ini ke pihak kepolisian.

Baca Juga: Tirta Asasta Depok Gemblok Rasa dengan Fun Run 5K untuk 1.000 Pelanggan dan Masyarakat

Polisi memastikan laporan dari pihak sekolah telah diterima dan sedang dalam tahap pendalaman. "Kami sudah dapat informasi itu dan saat ini masih dalam pendalaman," terang Kasat Reskrim Polícia Resor Sukabumi.

Kepala Dishub Kabupaten Sukabumi Mubtadi Latif membenarkan bahwa laporan peristiwa tersebut telah masuk keinstansinya. Ia berdalih bahwa apa yang dilakukan bawahannya tersebut berawal dari bercanda, namun ia sendiri mengakui perbuatan itu telah melampaui batas kewajaran etika kerja.

"Intinya mah heureuy keterlaluan. Cuma dia lagi duduk, didudukin gitu. Bagi saya mah tetap terjadi, cuma jangan dibayangkan terjadi apa-apa panjang lebar. Bercanda biasa, cuma keterlaluan memang dan tidak bisa ditolerir," ucap Mubtadi.

Investigasi police internal mulai dilakukan setelah insiden ini mencuat ke publik. Selain menangani proses hukum, Dinas Perhubungan setempat juga melakukan pendataan terhadap seluruh siswa yang tengah menjalani magang diinstansi itu untuk memastikan tidak ada korban lain.