Dinkes Kabupaten Cirebon berikan tablet tambah darah ke 200 siswi SMP untuk cegah stunting sejak remaja
Dinkes Kabupaten Cirebon berikan tablet tambah darah ke 200 siswi SMP Gebang untuk cegah stunting. Remaja putri jadi sasaran utama karena rentan anemia akibat menstruasi.

Sebanyak 200 siswi SMP Negeri 1 Gebang menerima tablet tambah darah dan edukasi kesehatan reproduksi dalam program pencegahan stunting Dinkes Kabupaten Cirebon. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata mengatasi masalah gizi sejak usia remaja di wilayah tersebut.
Remaja putri menjadi kelompok sasaran utama program ini karena memiliki risiko tinggi mengalami anemia. Kepala Dinkes Kabupaten Cirebon Eni Suhaeni menjelaskan bahwa siklus menstruasi bulanan membuat remaja putri rentan kehilangan zat besi, yang jika tidak dipenuhi bisa berujung pada kekurangan darah.
"Remaja putri sangat rentan mengalami anemia karena mengalami siklus haid setiap bulannya. Oleh karena itu, rutin mengonsumsi tablet tambah darah seminggu sekali sangat penting untuk mencegah anemia agar nantinya tidak melahirkan bayi stunting."
Program ini tidak hanya soal konsumsi tablet tambah darah. Dinkes Kabupaten Cirebon mengintegrasikan edukasi kesehatan reproduksi, pemenuhan gizi, dan Germas sebagai pendekatan menyeluruh. Remaja putri diajak membiasakan sarapan bergizi seimbang dan memperbanyak makanan mengandung protein hewani.
Baca Juga: BMKG Prediksi Cirebon Berawan Sepanjang Senin dengan Suhu Maksimum 34 Derajat Celsius
"Pencegahan stunting tidak dimulai saat hamil atau setelah anak lahir, tetapi harus dimulai sejak usia remaja putri dengan menjaga kesehatan reproduksi dan kecukupan gizi."
Angka stunting nasional masih menjadi tantangan. Prevalensi stunting di Indonesia tercatat 21,5 persen berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia 2023. Pemerintah menargetkan penurunan menjadi 14 persen pada 2024, yang menuntut intervensi sejak hulu termasuk di lingkungan sekolah.
Dinkes Kabupaten Cirebon memandang program ini sebagai investasi jangka panjang. Kebiasaan hidup sehat, pemenuhan gizi, dan pencegahan anemia yang sudah terbangun sejak remaja diharapkan menjadi bekal sebelum memasuki usia kehamilan.
Baca Juga: Tokoh Pemuda Desa Wadas Soroti Empat Karakter Dasar yang Harus Dimiliki Kades Baru
Fokus Penerapan di Sekolah
Pelaksanaan program dilakukan secara langsung di sekolah-sekolah di bawah koordinasi Dinkes Kabupaten Cirebon. SMP Negeri 1 Gebang menjadi salah satu lokasi implementasi dengan menyasar siswi secara langsung.
Tim kesehatan memberikan penjelasan tentang pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan sebagai bagian dari Germas. Pendekatan ini bertujuan membentuk kesadaran kolektif di kalangan pelajar tentang hubungan antara pola hidup sehat dan kualitas generasi mendatang.
Dinkes Kabupaten Cirebon terus memperluas jangkauan program ke sekolah-sekolah lain di wilayahnya. Tujuannya membangun kebiasaan mengonsumsi tablet tambah darah secara rutin di kalangan remaja putri sebagai langkahpreventif penanganan stunting.