Nobar Persija vs Persib di Karawang: Diizinkan dengan Syarat Kamtibmas
Polres Karawang mengizinkan suporter menggelar nonton bareng Persija vs Persib, asalkan menjaga keamanan dan ketertiban serta tidak melakukan aksi anarkis.

Menjelang pertandingan bergengsi Persija Jakarta melawan Persib Bandung, yang merupakan salah satu duel paling dinanti di Liga Indonesia, Polres Karawang mengeluarkan kebijakan yang memungkinkan suporter menggelar nonton bareng (nobar) di wilayah hukumnya. Namun, izin ini diberikan dengan sejumlah syarat ketat untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap terjaga selama dan setelah pertandingan berlangsung.
Syarat dan Larangan yang Harus Dipenuhi oleh Suporter
Untuk menghindari terjadinya gesekan antarkelompok, Polres Karawang menetapkan sejumlah larangan dan syarat yang harus dipatuhi oleh semua suporter yang menggelar nobar:
- Tidak diperbolehkan membawa atau menyalakan flare, smoke bomb, petasan, dan senjata tajam di lokasi nobar
- Dilarang mengonsumsi minuman keras di area nonton bareng
- Suporter diminta untuk menggunakan media sosial dengan bijak, menghindari ujaran kebencian dan provokasi yang dapat memicu permusuhan
- Tidak diizinkan melakukan konvoi atau turun ke jalan setelah pertandingan usai, agar tidak mengganggu arus lalu lintas dan kenyamanan pengguna jalan lain
Dalam pernyataan resmi pada Jumat (8/5), Kapolres Karawang AKBP Fiki N. Ardiansyah menegaskan bahwa rivalitas antara kedua suporter hanya boleh terjadi di atas lapangan hijau selama 90 menit pertandingan.
"Kami tidak memberikan larangan total terhadap nobar Persija vs Persib di Karawang. Ada beberapa titik lokasi nobar yang dapat digunakan, namun para pendukung harus mampu menjaga Kamtibmas," ujarnya.
Membangun Momentum Pertandingan yang Positif
Fiki juga mengimbau kedua suporter yang berada di Karawang untuk menjadikan pertandingan ini sebagai tontonan yang menghibur, bukan ajang perselisihan.
"Siapa pun yang memenangkan pertandingan, Karawang harus tetap aman dan kondusif," jelasnya. Ia menekankan bahwa keamanan wilayah harus menjadi prioritas utama bagi semua pihak, dan bahwa pertandingan seharusnya menjadi ajang mempererat persaudaraan antar suporter.
Langkah Antisipasi Kepolisian
Untuk memastikan kepatuhan terhadap aturan yang telah ditetapkan, pihak kepolisian telah menyiagakan personel di sejumlah titik rawan keramaian di Karawang. Polres Karawang tidak akan segan mengambil tindakan tegas sesuai hukum yang berlaku bagi siapa saja yang melakukan tindakan anarkis atau mengganggu ketertiban umum.
Kebijakan ini berbeda dengan keputusan Polres Cirebon Kota yang sebelumnya melarang warga menggelar nobar pertandingan Persija vs Persib, demi menjaga keamanan dan ketertiban di wilayahnya. Hal ini menunjukkan bahwa setiap wilayah dapat mengambil kebijakan yang berbeda sesuai dengan kondisi dan pertimbangan keamanan setempat.