Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Momen Haru: Tradisi Sungkeman Ibu-Anak di Bandung | Hari Ibu 2025

Bandung · Oleh Fikri Ramadhan · · Diperbarui 2 Maret 2026

Peringatan Hari Ibu 2025 di RW 05 Nyengseret Bandung diwarnai tradisi sungkeman yang mengharukan. Acara ini tidak hanya menjadi momen bakti anak kepada ibu, tetapi juga upaya melestarikan budaya lokal dan mempererat ikatan keluarga.

Momen Haru: Tradisi Sungkeman Ibu-Anak di Bandung | Hari Ibu 2025

Konteks Acara Hari Ibu di RW 05 Nyengseret Bandung

Pada Senin, 22 Desember 2025, RW 05 Kelurahan Nyengseret di Bandung menjadi tempat perayaan Hari Ibu yang penuh makna. Diinisiasi oleh warga lokal, acara ini tidak hanya merayakan hari spesial bagi para ibu, tetapi juga menghidupkan kembali tradisi sungkeman yang merupakan bagian dari warisan budaya Jawa.

Suasana haru dan penuh kehangatan menyelimuti setiap sudut lokasi acara. Banyak anak dari berbagai usia berpartisipasi, mulai dari yang masih kecil hingga dewasa, untuk menunjukkan kasih sayang dan bakti kepada ibu mereka.

Makna Mendalam Tradisi Sungkeman dalam Peringatan Hari Ibu

Tradisi sungkeman bukan hanya sekadar ritual formal. Ini adalah bentuk penghormatan tertinggi yang dilakukan anak kepada orang tua, khususnya ibu. Dalam ritual ini, anak akan berlutut di depan ibu, mencium tangan ibu, dan memohon maaf atas segala kesalahan yang pernah dilakukan.

"Sungkeman adalah cara kita untuk mengungkapkan rasa terima kasih yang dalam kepada ibu yang telah berjuang tanpa henti untuk kita," ujar salah satu warga yang mengikuti acara.

Ritual ini juga memiliki nilai pendidikan yang kuat: mengajarkan anak-anak untuk selalu menghargai dan menghormati orang tua, serta memahami pentingnya maaf dan pengampunan dalam hubungan keluarga.

Dampak Positif Acara: Mempererat Ikatan Keluarga dan Melestarikan Budaya

Acara ini memberikan dampak positif yang beragam bagi masyarakat RW 05 Nyengseret:

Harapan untuk Masa Depan: Menginspirasi Wilayah Lain di Bandung

Penyelenggara acara berharap bahwa perayaan Hari Ibu dengan tradisi sungkeman ini dapat menjadi contoh bagi wilayah lain di Bandung dan Jawa Barat. Dengan demikian, tradisi budaya yang bernilai dapat terus hidup dan menjadi bagian dari identitas masyarakat lokal.

"Kami berharap setiap tahun acara ini dapat diadakan kembali, dan bahkan diperluas ke wilayah sekitarnya," tambah salah satu penyelenggara.

Dengan perayaan yang penuh makna ini, Hari Ibu 2025 di Bandung tidak hanya menjadi hari untuk merayakan ibu, tetapi juga hari untuk memperkuat nilai-nilai budaya dan keluarga yang menjadi akar dari masyarakat Jawa Barat.