Mayat Pria Bukan Mahasiswa Ditemukan Tergantung di Unpad Jatinangor
Mayat pria bukan mahasiswa ditemukan tergantung di Unpad Jatinangor Sumedang, Kamis pukul 10.00 WIB, tubuh sudah membusuk seminggu tanpa tanda kekerasan.

Sebuah mayat pria ditemukan dalam kondisi tergantung di dahan pohon di kawasan Kampus Universitas Padjadjaran (Unpad) Jatinangor, Kabupaten Sumedang, pada Kamis pukul 10.00 WIB. Penemuan ini memicu penyelidikan mendalam dari kepolisian setempat, dengan tim penyelidikan bekerja cepat untuk mengungkapkan fakta terkait kasus ini.
Kronologi Penemuan Mayat
Kronologi penemuan mayat dimulai ketika seorang saksi mata sedang berjalan di sekitar lokasi pada pagi hari Kamis. Ia melihat sesuatu yang tergantung di antara cabang pohon, lalu mendekati untuk memeriksa kondisi objek tersebut. Setelah melihat lebih dekat, saksi menyadari bahwa itu adalah mayat seorang pria dalam keadaan gantung diri. Saksi segera melaporkan temuan ini ke Kepala Polsek Jatinangor, Kompol Rogers Thomas.
"Saksi sekitar pukul 10.00 WIB melihat sesuatu yang tergantung. Setelah diperhatikan, ternyata seorang pria dalam kondisi gantung diri. Saksi kemudian melaporkan ke Polsek Jatinangor," ujar Kompol Rogers Thomas saat diwawancarai.
Hasil Pemeriksaan Awal
Tim Inafis Polres Sumedang segera tiba di TKP untuk melakukan pemeriksaan awal. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa tubuh korban sudah dalam tingkat pembusukan yang lanjut, dengan bagian tangan dan kaki yang menghitam akibat pembusukan. Berdasarkan analisis tingkat pembusukan, pihak kepolisian memperkirakan bahwa korban telah meninggal dunia sekitar tujuh hari sebelum ditemukan. Selain itu, tim Inafis tidak menemukan tanda-tanda luka akibat kekerasan fisik pada tubuh korban. Hal ini membuat pihak kepolisian menduga bahwa peristiwa ini merupakan kasus bunuh diri tanpa ada campuran kekerasan dari pihak lain. Pihak kepolisian juga mengonfirmasi bahwa korban bukan merupakan mahasiswa aktif di Kampus Unpad Jatinangor. Identitas lengkap korban masih sedang diselidiki secara menyeluruh, dengan tim penyelidikan mengumpulkan bukti dan wawancara saksi lainnya untuk mengungkapkan identitas korban.
Tindakan Kepolisian Selama Penyelidikan
Hingga siang hari Kamis, pihak kepolisian telah melakukan beberapa langkah penyelidikan untuk mengungkapkan fakta terkait kasus ini, antara lain:
- Melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan bukti pendukung seperti tali yang digunakan untuk menggantung diri dan barang pribadi korban
- Memasang garis polisi di sekitar lokasi penemuan untuk menjaga keamanan dan integritas TKP agar tidak terganggu
- Meminta keterangan dari sejumlah saksi mata yang terlibat dalam penemuan mayat, termasuk saksi yang pertama kali menemukan korban
Jenazah korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Sartika Asih untuk penanganan lebih lanjut, termasuk pemeriksaan medis lebih lanjut dan proses identifikasi yang lebih detail.
Kasus ini masih sedang diselidiki oleh kepolisian setempat dengan upaya maksimal untuk mengungkapkan semua fakta terkait. Pihak kepolisian berjanji akan memberikan update informasi terbaru seiring perkembangan penyelidikan, termasuk mengumumkan identitas korban setelah proses identifikasi selesai. Warga masyarakat diminta untuk tidak menyebarkan informasi yang tidak terverifikasi terkait kasus ini untuk menghindari kesalahpahaman.