Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Marc Klok Incar 12 Poin di Melbourne, Persib Bandung Bisa Pastikan Tiket 16 Besar ACL Two

Bandung · Oleh ·

Persib Bandung butuh tiga poin di markas Melbourne Victory untuk mencapai 12 poin dan memastikan tiket 16 besar ACL Two, meski waktu pemulihan kedua tim sama-sama pendek

Marc Klok Incar 12 Poin di Melbourne, Persib Bandung Bisa Pastikan Tiket 16 Besar ACL Two

Persib Bandung hanya butuh tiga poin tambahan untuk mengunci tempat di babak 16 besar AFC Champions League Two 2026-2027. Peluang itu terbuka pada laga keempat Grup E melawan Melbourne Victory di Melbourne Rectangular Stadium, Rabu (4/11/2026) malam waktu setempat.

Jarak ke babak berikutnya kini ditentukan oleh angka. Persib mengoleksi sembilan poin dari tiga pertandingan, hasil sempurna tanpa sekali pun kehilangan angka. Kemenangan di Australia akan membawa Maung Bandung ke 12 poin, jumlah yang tidak bisa lagi dikejar bersamaan oleh Melbourne Victory dan FC Seoul.

Hanya satu dari dua tim pesaing itu yang masih bisa menyamai perolehan poin Persib. Artinya, tiga poin di Melbourne membuat pertandingan tersisa tidak lagi menentukan nasib Persib di grup.

Baca Juga: Arfiani Rizki Paramata Ikut Program Marikultur Kementerian Sains Tiongkok, Satu dari 20 Peserta Tujuh Negara

Modal itu datang dari pertemuan pertama di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada 28 Oktober 2026. Persib menang 2-0 atas Melbourne Victory, hasil yang membuat tim asuhan Bojan Hodak kokoh di puncak klasemen sementara Grup E. Catatan itu juga menjadi bagian dari kiprah Persib di kompetisi Asia musim ini, seperti saat tim ini memastikan langkah ke fase gugur pada edisi sebelumnya lewat kemenangan yang mengunci tiket 16 besar.

Kebugaran jadi hitungan utama

Persoalan yang lebih mendesak bagi Persib adalah waktu pemulihan. Marc Klok menyebut timnya baru bermain dua hari sebelum laga di Melbourne, tepatnya saat menghadapi Isenmulang Kalteng FC di Super League. Melbourne Victory berada di situasi serupa karena baru melakukan perjalanan dari Indonesia menuju Australia.

Baca Juga: MilkLife Strikers Juara Singa Cup 2026 Girls U12 usai Tekuk Selangor FC Academy 2-1 di Final

"Perjalanan jauh bagi kami, kami baru bermain dua hari yang lalu. Namun, Melbourne Victory juga baru datang dari Indonesia."

Klok menilai kondisi kedua tim yang sama-sama terkuras membuat laga ini menarik untuk dicermati. Ia tetap menegaskan bahwa target tim tidak berubah, yaitu menang di setiap pertandingan yang dijalani, baik di liga, piala domestik, maupun Asia.

Kapten bernomor punggung 23 itu mengakui Melbourne Victory punya kekuatan tersendiri saat tampil di hadapan pendukungnya. Bermain di stadion lawan, menurutnya, selalu menghadirkan tantangan berbeda bagi tim mana pun yang harus menempuh perjalanan jauh.

Persib tidak ingin terlalu memikirkan pendekatan permainan yang akan dibawa tuan rumah. Klok memilih berpegang pada satu hal yang bisa dikendalikan timnya, yaitu menjaga fokus dan mengeluarkan kemampuan terbaik sepanjang 90 menit.

"Kami tahu Melbourne adalah tim yang kuat, terutama di kandang. Apa pun yang mereka bawa ke lapangan, bagi kami ini adalah 90 menit untuk memberikan semua yang kami miliki, bermain dominan, dan mendapatkan tiga poin."

Beban jadwal yang menumpuk

Ritme pertandingan Persib dalam sepekan terakhir memang padat. Setelah menghadapi Isenmulang, tim ini harus langsung terbang ke Australia untuk laga keempat grup, lalu kembali menjalani jadwal domestik. Pada laga melawan Isenmulang, Persib menurunkan Ragnar Oratmangoen dan Marc Klok sejak awal dengan Fitrah Maulana di posisi penjaga gawang.

Rotasi itu berbuah kemenangan 4-0, hasil yang ikut mengangkat posisi Persib di klasemen liga. Kemenangan tersebut menjadi modal tambahan sebelum terbang ke Melbourne, meski harga yang dibayar adalah waktu istirahat yang lebih pendek dibanding lawan.

Bagi pembaca di Bandung dan Jawa Barat, laga ini menentukan apakah perjalanan Persib di Asia berlanjut atau harus dituntaskan sampai matchday terakhir. Tiket ke 16 besar yang bisa dipastikan lebih cepat juga memberi ruang bagi Hodak untuk mengatur beban pemain di dua kompetisi yang berjalan bersamaan.

Pertandingan di Australia sendiri menjadi ujian konsistensi. Persib datang dengan rekor sempurna di grup, tetapi menghadapi lawan yang bermain di depan pendukungnya sendiri dan sama-sama mengejar angka untuk menjaga peluang lolos.