Manulife Pasang Pompa dan Tandon Air untuk 3.000 Warga Kampung Cigaok Bogor
Manulife memperluas akses air bersih bagi 3.000 warga Kampung Cigaok, Bogor, melalui program Adopt Village. Warga kini membangun jaringan pipa secara swadaya.

Rumah-rumah di Kampung Cigaok Tengah kini mulai terjangkau air bersih. PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia melengkapi permukiman itu dengan pompa air, tandon penampungan, dan jaringan distribusi yang menyuplai 3.000 lebih warga di Desa Wargajaya, Bogor.
Sebelumnya, warga harus mengambil air dari sumber yang jauh dan tidak selalu terjamin kebersihannya. Jarak dan waktu tempuh itu menjadi beban tambahan bagi keluarga yang sebagian besar hidup dari bertani dan berdagang kecil.
Program bernama Adopt Village ini mulai berjalan sejak Desember 2025. Perusahaan kemudian memperluas fasilitas air bersih sebagai bagian dari peringatan 41 tahun Manulife beroperasi di Indonesia.
Baca Juga: Karang Taruna Kota Depok Latih 1.200 Guru Jadi Teacherpreneur Lewat Seminar Nasional
"Peningkatan kualitas hidup masyarakat membutuhkan pendekatan yang berkelanjutan dan melibatkan komunitas secara aktif," kata Direktur Manulife Indonesia Apriliani Siregar.
Perusahaan mengklaim program ini tidak berhenti di pembangunan fisik. Warga kini mulai membentuk jaringan pipa distribusi secara swadaya. Mereka yang dulunya hanya menerima bantuan, kini ikut merancang dan membangun jalur air ke rumah-rumah mereka sendiri.
Apriliani menilai langkah swadaya itu menunjukkan kemandirian komunitas mulai terbentuk. Ia berharap warga tidak sekadar menjadi penerima manfaat, tetapi mampu merawat dan mengembangkan fasilitas tersebut tanpa bergantung pada pihak luar.
Baca Juga: Suami di Pangandaran Pukuli Istri Pakai Palu Lalu Tenggelam Racun Tikus Sebelum Ditangkap
Data WHO menunjukkan sekitar 30 persen penduduk Indonesia pada 2024 menggunakan layanan air minum yang dikelola secara aman. UNICEF Indonesia mencatat hanya 30,45 persen rumah tangga yang memiliki akses terhadap air minum aman dan 10,30 persen terhadap sanitasi aman.
Di tingkat komunitas, angka-angka itu terasa nyata. Warga di permukiman dataran tinggi maupun wilayah padat penduduk sering kali tidak tercakup dalam program pemerintah daerah. , Warga Gang Stones Bandung Percantik Kampung dengan Mural Merah Putih dan Logo Rolling Stones Jelang HUT RI ke-81 justru menunjukkan semangat gotong royong warga menyelesaikan masalah di lingkungannya sendiri.
Pendekatan serupa juga terlihat di wilayah lain Jawa Barat. , Polisi Salurkan 24.000 Liter Air Bersih untuk 2 Hari ke Warga Terdampak Kemarau di Garawangi menunjukkan bahwa kebutuhan air bersih meningkat saat kemarau panjang melanda.
, Warga di permukiman Ciumbuleuit, Bandung, juga pernah kesulitan mengakses air bersih sehingga pemerintah kota perlu mendistribusikan air lewat tangki.
Manulife menggandeng Dompet Dhuafa Social Enterprise, Rumah Sakit Mayapada Bogor, Pemerintah Desa Wargajaya, dan tokoh masyarakat setempat dalam pelaksanaan program. Selain akses air bersih, warga juga mendapat pemeriksaan kesehatan dasar, edukasi kesehatan dan literasi keuangan, serta kegiatan belajar untuk anak-anak.
Sebanyak 41 karyawan dan tenaga pemasar Manulife terlibat sebagai relawan dalam kegiatan itu. Mereka ikut langsung dalam pemeriksaan kesehatan, membagikan materi edukasi, dan memimpin permainan edukatif bagi anak-anak.