Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Puluhan Becak Listrik dan Tablet untuk 18 Sekolah Diserahkan di Bekasi

Jabar · Oleh ·

Becak listrik dan tablet pintar diserahkan ke 18 sekolah di Bekasi. Bantuan ini meringankan beban pengayuh becak lansia sekaligus mendukung pendidikan.

Puluhan Becak Listrik dan Tablet untuk 18 Sekolah Diserahkan di Bekasi

Setidaknya 18 sekolah di Kabupaten Bekasi menerima tablet pintar sebagai bagian dari bantuan yang diserahkan langsung di Gedung Swatantra Wibawamukti Plaza, Minggu (4/10/2026). Penyerahan ini berlangsung bersamaan dengan distribusi becak listrik dan paket bantuan lainnya bagi masyarakat.

Becak Konvensional Hilang Diganti Listrik

Para pengayuh becak di Bekasi selama ini mengandalkan tenaga fisik dari pagi hingga sore untuk mengangkut penumpang. Usia mereka sebagian besar sudah di atas 50 tahun. Bantuan becak listrik yang diserahkan Presiden Prabowo melalui pemerintah pusat diharapkan meringankan beban kerja mereka.

Baca Juga: Cermin di Lift Bantu Penumpang Pantau Kehadiran Orang Lain untuk Rasa Aman

Plt Bupati Bekasi dr. H. Asep Surya Atmadja menerima langsung bantuan tersebut di kompleks pemerintah kabupaten. Ia menyerahkan becak listrik kepada puluhan pengayuh becak yang hadir di lokasi.

"Ini bukan hanya soal becak listrik. Ini adalah bentuk kepedulian dan penghormatan kepada orang-orang tua kita yang masih mau bekerja, masih produktif, masih berjuang mencari nafkah," kata Ahmad Saepudin, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi dari Partai Gerberinda.

Dampak untuk Kehidupan Sehari-hari

Bagi pengayuh becak berusia lanjut, becak konvensional menuntut tenaga besar untuk mengayuh. Mereka harus menghadapi jalan menanjak, cuaca panas, dan jarak tempuh yang jauh. Becak listrik mengubah sistem pengoperasian dari tenaga manusia menjadi tenaga baterai.

Baca Juga: Edi Melaporkan Istrinya Hilang ke Polisi Setelah 5 Tahun Pergi dari Rumah

Dengan becak listrik, pengayuh hanya perlu mengoperasikannya menggunakan tuas atau pedal gas. Ini mengurangi kelelahan fisik secara signifikan. Para lansia yang masih harus mencari nafkah bisa bekerja lebih lama tanpa mengorbankan kesehatan.

Ahmad Saepudin menyebutkan bahwa sejumlah pengayuh becak yang menjadi penerima berusia di atas 60 tahun. Mereka tetap bekerja mengayuh becak untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Tablet untuk 18 Sekolah

Selain becak listrik, 18 sekolah di Kabupaten Bekasi menerima tablet pintar. Bantuan ini diarahkan untuk mendukung proses pembelajaran dan meningkatkan kemampuan literasi digital siswa. Sekolah-sekolah penerima tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten Bekasi.

Ahmad Saepudin menilai perhatian terhadap para lansia produktif dan generasi muda harus berjalan beriringan. Ia berharap tablet yang diserahkan bisa dimanfaatkan secara optimal oleh peserta didik.

"Kalau para orang tua kita diberikan fasilitas agar tetap produktif, anak-anak kita diberikan fasilitas agar semakin maju dalam pendidikan. Ini sangat lengkap," katanya.

Ia juga mengingatkan agar seluruh bantuan dijaga dan digunakan sesuai peruntukannya. Untuk becak listrik, para penerima diharapkan merawatnya agar manfaatnya dirasakan dalam jangka panjang.

###释asi Pemerintah Pusat dan Daerah

Penyerahan bantuan ini menunjukkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menyasar masyarakat yang membutuhkan. Program serupa pernah digulirkan di Bantuan pendidikan untuk siswa tidak mampu sebagai upaya meningkatkan akses belajar bagi kelompok kurang mampu.

Ahmad Saepudin berharap perhatian terhadap masyarakat kecil, lansia produktif, dan pelajar dapat terus diperkuat melalui program berkelanjutan. Ia mengajak penerima bantuan untuk memanfaatkan peralatan yang diberikan secara bertanggung jawab.

Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi diminta memantau pemanfaatan tablet di setiap sekolah penerima. Tujuannya memastikan alat tersebut benar-benar digunakan untuk kegiatan belajar mengajar, bukan untuk keperluan lain.