Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Mahasiswa Bandung Perlu Waspadai Jebakan FOMO dan Utang, Begini Saran dari Pakar

Bandung · Oleh · · Diperbarui 16 Agustus 2026

GoPay dan Multifinance Anak Bangsa gelar program Pintar Bareng GoPay di Universitas Telkom Bandung untuk edukasi literasi finansial mahasiswa.

Mahasiswa Bandung Perlu Waspadai Jebakan FOMO dan Utang, Begini Saran dari Pakar

Akses Keuangan Digital Mahasiswa Meningkat, Tapi Literasi Belum Sebanding

Akses generasi muda Indonesia terhadap layanan keuangan digital mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Namun,ironisnya, kemampuan mereka dalam memahami dan mengelola keuangan secara bijak belum mengikuti pertumbuhan tersebut.

Kondisi ini melahirkan kekhawatiran baru: semakin banyak mahasiswa yang memiliki akses ke berbagai produk dan layanan keuangan, tetapi belum memiliki bekal literasi yang memadai untuk mengambil keputusan finansial yang sehat.

Baca Juga: SariWangi Ajak Masyarakat Rayakan Kemerdekaan ke-81 Lewat Waktunya Ngeteh Indonesia di TMII Jakarta

GoPay Gencarkan Program Pintar Bareng GoPay di Kampus Bandung

Menjawab tantangan tersebut, GoPay bekerja sama dengan Multifinance Anak Bangsa menghadirkan program edukasi bertajuk Pintar Bareng GoPay untuk ratusan mahasiswa di Universitas Telkom, Bandung.

Program ini mengangkat tema yang sangat relevan dengan kehidupan kampus masa kini, yaitu pengaruh media sosial dan kesehatan mental terhadap pengambilan keputusan finansial.

Baca Juga: Keluarga Kalideres yang Tiba di Tasikmalaya dalam Peti,Tabrakan Minibus dan Truk Tewaskan 4 Orang

"Kami berharap mahasiswa dapat membangun kebiasaan finansial yang sehat, memanfaatkan layanan keuangan secara bijak dan bertanggung jawab, serta memiliki bekal untuk mengambil keputusan keuangan yang tepat di masa depan."

>

Audrey P. Petriny, Head of Corporate Affairs GoPay

Bahaya FOMO dan FOPO yang Mengintai Mahasiswa

Psikolog Novy Yulianty mengungkapkan bahwa kondisi keuangan mahasiswa seringkali terganggu oleh fenomena doom spending—belanja impulsif yang dijadikan pelarian dari tekanan kehidupan sehari-hari.

Selain itu, fenomena FOMO (Fear of Missing Out) dan FOPO (Fear of Other People's Opinion) di dunia maya turut mendorong mahasiswa pengakuan sosial secara berlebihan.

"Mahasiswa harus mengenali emosi mereka sebelum bertransaksi dan bisa membedakan antara kebutuhan atau sekadar gengsi sesaat. Penting untuk membangun kesadaran diri agar tidak menjadikan gaya hidup orang lain di media sosial sebagai tolok ukur keuangan pribadi."

>

Novy Yulianty, Psikolog

Dampak yang sering terjadi:

Tips dari Pakar: Bangun Kesehatan Finansial Sejak Dini

Certified Financial Planner (CFP), Mirzan Hasan Bisri, ikut memberikan pembekalan kepada peserta program. Berikut strategi yang disarankan:

Jangan Abaikan Keamanan Data Pribadi

Dalam rangkaian edukasi tersebut, peserta juga diberi pemahaman tentang pentingnya menjaga kerahasiaan data dan kredensial akun.

Poin penting yang harus diingat:

Program Telah Menjangkau Jutaan Masyarakat Indonesia

Rangkaian edukasi Pintar Bareng GoPay mencakup berbagai aspek mulai dari perencanaan keuangan, pengelolaan tabungan, hingga pengenalan jenis investasi.

Sejak tahun 2019, program ini telah menjangkau jutaan masyarakat Indonesia melalui format daring dan luring, menjadikannya salah satu inisiatif literasi keuangan digital terbesar di Tanah Air.

Dengan edukasi yang tepat, diharapkan generasi muda Indonesia dapat menjadi masyarakat yang finansially literate dan mampu menavigasi dunia keuangan digital dengan bijak.