Keluarga Ai Tunda Bayar Iuran BPJS selama Enam Bulan, Tetap Bisa Berobat karena Program REHAB
Ai Kurniasih di Bandung memanfaatkan JKN untuk operasi kista hingga angkat rahim. Saat iuran menunggak enam bulan, program REHAB memungkinkan mereka aktif kembali tanpa lunasi seluruh utang.

Ai Kurniasih (52) pernah mengalami momento cemas saat seluruh keluarganya kehilangan perlindungan kesehatan. Suami dan dirinya sama-sama membutuhkan tindakan medis, tetapi iuran BPJS Kesehatan mereka menunggak selama enam bulan. Satu-satunya jalan adalah melunasi seluruh tunggakan sebelum bisa kembali berobat.
Kondisi itu berubah setelah Ai penasaran mencari tahu solusi di kantor BPJS Kesehatan. Petugas menjelaskan program yang bernama Rencana Pembayaran Bertahap atau REHAB. Program ini mengizinkan peserta tunggak untuk mengaktifkan kembali kepesertaannya tanpa harus melunasi semua utang sekaligus.
Berobat Kista hingga Angkat Rahim
Setelah kepesertaannya aktif kembali, Ai langsung menjalani operasi yang sudah dijadwalkan dokter. Ia memulai pengobatan dari penanganan kista. Prosesnya mencakup pemeriksaan, perawatan, tindakan kuret, hingga akhirnya harus menjalani operasi pengangkatan rahim.
Seluruh biaya itu完全 ditanggung program JKN. Ai tidak mengeluarkan sepeserpun untuk semua prosedur medis yang dijalaninya.
Komplikasi sempat terjadi setelah operasi pertama. Saat sudah di rumah, ia merasakan sakit luar biasa di bagian perut. Bahkan saat hanya tertawa, rasanya sangat menyakitkan.
Dirujuk ke RS Kedua dan Pulih
Kondisi itu memaksa Ai dirujuk ke rumah sakit berbeda. Dokter di sana menjelaskan proses pengangkatan rahim secara rinci. Setelah penanganan lanjutan, ia akhirnya pulih sepenuhnya.
Baca Juga: Satpol PP Bongkar 16 Bangunan Liar di Ciumbuleuit Bandung
Suaminjadiriwayatberbeda jugamenjdipakai untuk berobat melalui JKN. Ia menjalani operasi hernia dan kemudian mendapatkan rujukan pemeriksaan saraf serta jantung karena mengalami sesak napas dan sakit dada. Saat diperiksa, tekanan darahnya tercatat 192/121, jauh di atas batas normal.
Ai berharap masyarakat tidak ragu mencari informasi ke petugas BPJS Kesehatan ketika menghadapi kendala. Ia menilai program ini benar-benar membantu keluarga-keluarga yang tidak mampu mengCOVER biaya medis tinggi.
BPJS Kesehatan sendiri aktif sosialisasi JKN ke berbagai wilayah. Di Bekasi, petugas bernama Blanco pernah menjelaskan bahwa masih banyak warga yang belum paham hak pelayanan mereka sebagai peserta.