Lebaran 2026: Prediksi Lalu Lintas Ciwidey Mereda Usai Puncak Wisata
Dishub Kabupaten Bandung memprediksi volume lalu lintas Ciwidey mereda usai puncak wisata Lebaran 2026, dengan data kumulatif naik 5,81% dibanding 2025.

Konteks Wisata Ciwidey Selama Libur Lebaran 2026
Ciwidey, tujuan wisata populer di Kabupaten Bandung yang terkenal dengan pemandangan alam pegunungan dan perkebunan tehnya, selalu mengalami lonjakan volume lalu lintas selama musim libur Lebaran. Tahun 2026 tidak terkecuali, meskipun Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung, Jawa Barat telah memprediksi bahwa arus lalu lintas di kawasan tersebut akan mulai melandai setelah melewati puncak pada H+2 Lebaran 2026.
Puncak Arus Wisata dan Pola Pergerakan Kendaraan
Koordinator Humas Pos Pengamanan Lebaran Dishub Kabupaten Bandung, Ruddy Heryadi, mengungkapkan bahwa puncak arus wisata Ciwidey terjadi pada H+2 Lebaran 2026, dengan total 85.662 kendaraan melintas di kedua arah. Menurutnya, prediksi penurunan volume lalu lintas mulai berlaku ke depannya.
"Untuk ke depannya diprediksi akan terus melandai. Kawasan Ciwidey, puncak arus wisatanya terjadi pada H+2 kemarin dengan 85.662 kendaraan," katanya di Bandung, Rabu.
Ruddy juga menjelaskan pola umum pergerakan kendaraan wisata di jalur selatan Kabupaten Bandung. Biasanya, lonjakan arus wisata terjadi pada H+1 dan H+2 Lebaran, sebelum berangsur menurun meskipun tingkat kepadatannya masih tetap tinggi dibanding hari-hari biasa.
"Biasanya untuk jalur wisata itu terjadi di H+1 dan H+2. Setelah itu cenderung menurun dan tidak terlalu signifikan seperti saat Lebaran, meski masih tetap tinggi," jelasnya.
Data Kumulatif dan Perbandingan Antar Tahun
Selain data puncak arus wisata Ciwidey, Dishub juga merilis data volume lalu lintas kumulatif dari H-7 hingga H+4 Lebaran 2026. Total kendaraan menuju Ciwidey tercatat mencapai 607.411 unit, yang menunjukkan peningkatan sebesar 5,81 persen dibanding tahun 2025 yang mencapai 579.379 kendaraan.
Selain Ciwidey, kawasan wisata lain di Kabupaten Bandung seperti Pangalengan juga mengalami arus wisata selama libur Lebaran. Puncak arus wisata di Pangalengan tercatat pada hari pertama Lebaran, dengan 22.700 unit kendaraan. Namun, volume kumulatif kendaraan di kawasan ini mencapai 537.788 unit, yang turun dibanding tahun 2025 yang mencapai 691.316 kendaraan.
Pemantauan dan Imbauan dari Dishub
Untuk menjaga kelancaran dan keselamatan pengguna jalan selama sisa libur Lebaran, Dishub Kabupaten Bandung akan tetap melakukan pemantauan intensif serta mengoptimalkan pengaturan lalu lintas di sejumlah titik rawan kepadatan. Pihaknya juga telah menyiapkan langkah-langkah antisipasi untuk menangani kemungkinan lonjakan lalu lintas tambahan.
Salah satu imbauan utama dari Dishub adalah bagi para pengendara untuk memastikan kendaraan yang digunakan dalam kondisi terbaik, terutama mengingat kontur jalur wisata Ciwidey yang berkelok dan menurun dengan tajam. Ruddy menekankan pentingnya memeriksa kondisi rem agar terhindar dari kecelakaan selama perjalanan.
"Kondisi jalannya berkelok dan menurun dengan kontur yang cukup tajam. Dengan demikian kami mengimbau agar para pengguna kendaraan memastikan kondisi rem dalam keadaan baik dan optimal," tutupnya.