Lailatul Qadar: Ribuan Umat Islam di Habiburrahman Bandung Beriktikaf
Ribuan umat Islam dari berbagai daerah di Indonesia melakukan iktikaf sepuluh hari terakhir Ramadhan di Masjid Habiburrahman Bandung untuk mencari Lailatul Qadar, malam penuh berkah dengan jamaah mencapai 2000-4000 orang.

Suasana Iktikaf dan Pencarian Lailatul Qadar di Bandung
Pada dini hari Kamis, 12 Maret 2026, ribuan umat Islam berkumpul di Masjid Raya Habiburrahman, Bandung, Jawa Barat, untuk melaksanakan rangkaian ibadah iktikaf di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan. Kegiatan ini menjadi momen paling dinanti selama puasa, dengan tujuan utama mencari Lailatul Qadar—malam yang dipercayai sebagai waktu turunnya Al-Quran dan penuh berkah tak terhingga.
Detail Kegiatan dan Jumlah Jamaah
Tim manajemen masjid menyiapkan sekitar 500 tenda untuk menampung jamaah yang datang dari berbagai wilayah di Indonesia. Setiap tahun, jumlah jamaah yang hadir berkisar antara 2000 hingga 4000 orang, dengan sebagian besar menghabiskan hampir seluruh waktu di masjid untuk menjalankan ibadah seperti shalat tarawih, tahajjud, dan membaca Al-Quran secara berulang.
Makna Lailatul Qadar Bagi Umat Islam
Bagi umat Islam, Lailatul Qadar dianggap sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan. Pada malam ini, malaikat Jibril datang untuk menyampaikan wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW, dan segala amal ibadah yang dilakukan pada malam ini akan dilipatgandakan pahalanya. Oleh karena itu, banyak umat Islam menghabiskan malam ini dengan melakukan ibadah secara intensif, tidak tidur atau hanya tidur sebentar sambil tetap melaksanakan shalat dan dzikir.
Suasana Khusus di Masjid Habiburrahman
Masjid Raya Habiburrahman menjadi salah satu destinasi favorit untuk mencari Lailatul Qadar di Bandung, berkat fasilitas yang memadai dan suasana yang tenang. Selain lokasinya yang strategis di tengah kota, masjid juga menyediakan layanan makanan dan minuman gratis untuk menunjang kenyamanan jamaah yang tinggal di tenda selama beriktikaf.
"Saya datang dari Surabaya untuk mencari Lailatul Qadar di masjid ini karena sudah mendengar banyak cerita tentang suasana yang khidmat dan penuh berkah di sini," ujar salah satu jamaah yang tidak ingin disebutkan namanya.
Kesimpulan
Kegiatan iktikaf di Masjid Raya Habiburrahman Bandung ini berlangsung hingga malam sebelum Hari Raya Idul Fitri, dengan jamaah terus berdatangan untuk memaksimalkan setiap momen ibadah di bulan Ramadhan. Bagi yang tidak bisa datang langsung, mereka bisa mengikuti siaran langsung kegiatan ibadah dari masjid melalui kanal resmi yang disediakan.