Kurir JNE di Bandung: Korban Begal Nyaris Ditusuk, Polisi Tangkap 2 Pelaku
Seorang kurir JNE di Bandung mengalami pengalaman menyeramkan saat dibegal oleh sekelompok pelaku, nyaris ditusuk, dan barangnya dicuri. Polisi berhasil menangkap dua pelaku kurang dari 24 jam setelah kejadian.

Pengalaman Menyeramkan Kurir JNE di Tengah Hujan Deras di Bandung
Kota Bandung menjadi lokasi aksi pembegalan yang menakutkan terhadap seorang kurir JNE bernama Hasan Al Nazhari (25), pada Minggu (3/5/2026) siang. Kejadian terjadi saat ia sedang berlindung dari hujan deras di Jalan Maksudi, Astanaanyar, yang tiba-tiba dihadapi sekelompok pelaku bersenjata, mengubah perjalanan kerja biasa menjadi momen paling mengerikan dalam hidupnya.
Saat kejadian, kondisi jalan terlihat relatif sepi akibat hujan deras yang mengguyur kawasan. Hasan memilih berhenti di pinggir rumah untuk menghindari hujan, ketika dua sepeda motor mendekat dengan sekumpulan orang. Menurut keterangannya, awalnya ia tidak merasa curiga, hingga salah satu pelaku mendekat dan meminta bantuan.
"Salah satu dari mereka meminta plastik untuk HP agar tidak kehujanan," ujar Hasan dalam wawancara malam hari kejadian.
Saat ia menjawab tidak memiliki plastik, situasi langsung berubah menjadi mencekam. Pelaku tersebut langsung mengeluarkan pisau lipat dan menodongkannya ke arah tubuh Hasan. Ia panik dan memilih melarikan diri untuk menyelamatkan diri, tidak sempat meminta bantuan warga karena suasana yang sangat sepi akibat hujan.
Para pelaku kemudian dengan cepat mengambil alih sepeda motornya dan hampir semua paket yang hendak diantarkan. Hanya satu paket yang tersisa di tempatnya, menurut keterangan Hasan.
"Sisa itu 13, cuma 12 dibawa sama pelaku dan satu masih teramanin," tuturnya.
Hasan juga mengungkapkan bahwa ia tidak merasa diikuti oleh siapa pun sebelum kejadian. Ia menduga para pelaku datang dari arah Jalan Pabaki menuju Jalan Maksudi, lalu melarikan diri ke arah Jalan Haji Topek setelah melakukan kejahatan. Ini adalah pertama kalinya ia mengalami kejadian seperti itu dalam karier sebagai kurir.
Polisi Tangkap Dua Pelaku Kurang dari 24 Jam
Meskipun mengalami kejadian traumatis, Hasan bersyukur dirinya selamat dari ancaman serius. Ia juga mengapresiasi gerak cepat kepolisian Polsek Astanaanyar yang berhasil menangkap dua pelaku dalam waktu kurang dari 24 jam setelah kejadian terjadi.
"Yang pertama, ya berterima kasih kepada Polsek Astana Anyar, pelaku sudah tertangkap sebelum 24 jam. Meskipun pelaku tertangkap, cuma hanya 2 orang," ujarnya.
Kapolsek Astanaanyar Kompol Fetrizal S membenarkan informasi tersebut dalam wawancara resmi. Ia menyatakan bahwa dua pelaku telah diamankan di kawasan Pasir Koja, dan pihaknya masih sedang memburu dua pelaku lainnya yang diduga terlibat dalam aksi pembegalan ini.
Berdasarkan pemeriksaan kamera pengawas di kawasan kejadian, aksi ini dilakukan secara berkelompok dengan total empat pelaku. Pihak kepolisian saat ini sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap motif di balik aksi tersebut dan mengidentifikasi pelaku yang masih lolos.
"Lagi nyari 2 lagi. Kami masih lidik," ucap Fetrizal dalam keterangan resminya.
Analisis: Risiko Keamanan Kurir di Cuaca Buruk
Kejadian ini menyoroti risiko keamanan yang sering dihadapi oleh kurir pengiriman paket, terutama saat cuaca buruk di mana jalan cenderung sepi dan pelaku lebih mudah memanfaatkan situasi yang lengang. Banyak kurir dihadapkan pada pilihan antara melanjutkan pengiriman dalam cuaca buruk atau menunda, namun keterbatasan waktu seringkali memaksa mereka untuk tetap beroperasi meskipun kondisi kurang aman.
Hasan mengungkapkan bahwa ia tidak menyangka harus menghadapi ancaman serius saat hanya ingin berlindung dari hujan. Ia berharap dua pelaku lainnya segera ditangkap dan barang-barang miliknya bisa dikembalikan dengan utuh.
"Untuk ke depannya, semoga 2 orang berikutnya, tertangkap lebih cepat lagi dan barang-barang motor paket kembali dengan utuh," lanjutnya.
Pihak kepolisian telah mengimbau warga untuk tetap waspada dan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan di kawasan mereka, terutama saat cuaca buruk. Hal ini diharapkan dapat membantu menuntaskan kasus ini dan mencegah aksi kejahatan serupa terjadi di masa depan.