Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Kronologi Kecelakaan Maut Pantura Indramayu, 12 Penumpang Gran Max Tewas

Jabar · Oleh · · Diperbarui 14 Oktober 2026

Kecelakaan beruntun di Pantura Indramayu, Minggu (12/7), menewaskan 12 orang. Gran Max ditabrak wing box lalu terdorong ke jalur berlawanan dan dihantam truk.

Kronologi Kecelakaan Maut Pantura Indramayu, 12 Penumpang Gran Max Tewas

Update Terbaru Kecelakaan Beruntun di Jalur Pantura

Kecelakaan maut kembali terjadi di Jalur Pantai Utara (Pantura),. Unit Layanan Statistik (Polres) Indramayu, Jawa Barat, mencatat penambahan jumlah korban jiwa dalam tragedi yang melibatkan tiga kendaraan berat.

Peristiwa ini terjadi pada Minggu (12/7) siang, menelan korban jiwa sebanyak 12 orang.

Baca Juga: Zaenal Abidin dari AOB Bekasi Sampaikan Ucapan Selamat kepada Tandyo Budi Revita yang Resmi Dilantik sebagai KSAD

Kronologi Lengkap Kejadian

Berdasarkan penjelasan resmi Kepala SatlantasPolres Indramayu, AKP Undang Syarif, kecelakaan berawal dari mobil bak terbuka Daihatsu Gran Max yang membawa pulang rombongan seusai menghadiri sebuah acara pernikahan.

Saat kendaraan tersebut tiba di wilayah Lohbener, pengemudi bernama Warkidi berniat memutar arah.

Baca Juga: Perawat Cirebon Mundur dari RS Swasta Setelah Klaim Dianiaya Mantan Pasangan yang Berprofesi Dokter

Namun, saat sedang bersiap memutar, mobil bak terbuka tersebut ditabrak dari belakang oleh kendaraan wing box.

Benturan keras itu membuat Gran Max terdorong ke depan hingga masuk ke jalur berlawanan.

"Setelah terdorong ke depan, dari arah berlawanan datang kendaraan truk sehingga terjadi kecelakaan," jelas Undang.

Kendaraan yang Terlibat

Tiga unit kendaraan terlibat dalam kecelakaan fatal ini:

Sebaran 12 Korban Meninggal

Awalnya, tiga korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Seiring penanganan medis di rumah sakit, jumlah korban jiwa terus bertambah.

Total 12 korban meninggal tersebar di dua rumah sakit wilayah Indramayu. Pengemudi Warkidi turut menjadi salah satu korban yang tidak tertolong, meskipun sempat mendapatkan perawatan intensif.

Enam Korban Luka Masih Dirawat Intensif

Selain korban jiwa, terdapat enam korban luka yang saat ini masih menjalani perawatan:

Mereka keseluruhannya masih berada di bawah pengawasan medis untuk penanganan lebih lanjut.

Proses Penyidikan Masih Berlangsung

Kanit Gakkum SatlantasPolres Indramayu, Ipda Masnan, menyatakan bahwa pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman terkait insiden tersebut.

Penyelidikan difokuskan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan serta tanggung jawab hukum dari pihak-pihak yang terlibat.

Imbauan untuk Pengguna Jalan Raya

Kecelakaan di jalur Pantura novamente menegaskan pentingnya keselamatan berkendara, terutama di jalur ramai. Beberapa hal yang perlu diperhatikan:

Pihak berwajib mengharapkan agar seluruh pengguna jalan meningkatkan kewaspadaan, khususnya di titik-titik yang dinilai rawan kecelakaan.