Keributan Suporter Persija dan Persib di Bandara Balikpapan, Diredam Cepat
Keributan suporter Persija dan Persib di Bandara Balikpapan berhasil diredam cepat oleh petugas keamanan tanpa gangguan operasional penerbangan

Keributan Suporter Persija dan Persib di Bandara Balikpapan, Diredam Cepat
Pada pertandingan klasik sepakbola antara Persija Jakarta dan Persib Bandung yang digelar di Stadion Segiri Samarinda pada Minggu (10/5), insiden tak diinginkan terjadi saat beberapa suporter kedua tim berada di Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan. Pertandingan ini merupakan salah satu laga paling dinanti dengan rivalitas tinggi di liga sepakbola Indonesia, dan dipindahkan ke venue Samarinda untuk alasan keamanan.
Latar Belakang dan Kronologi Insiden
Setelah laga berakhir dengan kemenangan Persib Bandung 2-1 — dan sempat dihentikan sementara saat azan Magrib berkumandang di menit ke-88 — sejumlah suporter kedua tim bergerak menuju bandara untuk kembali ke kota masing-masing. Insiden keributan pecah sekitar pukul 11.36 Wita di area komersial depan Gate 4 Bandara SAMS Sepinggan. Menurut keterangan manajemen bandara, ketegangan dipicu oleh provokasi verbal dari salah satu kelompok penumpang suporter, yang kemudian memancing respons dari kelompok lain. Petugas Aviation Security (Avsec) segera mengambil langkah preventif dengan memisahkan kedua kelompok untuk menghindari kontak fisik.
Penanganan Insiden dan Hasilnya
Seluruh proses penanganan insiden melibatkan koordinasi antara Avsec dan personel Polsek Kawasan Bandara. Petugas berhasil mengarahkan satu kelompok suporter menuju Gate 1, sedangkan kelompok lainnya dipindahkan ke Gate 10. Selain itu, tim keamanan melakukan penyekatan di area tunggu keberangkatan dan memberikan pendampingan hingga seluruh penumpang dari kedua kelompok masuk ke dalam pesawat. Manajemen Bandara SAMS Sepinggan memastikan bahwa insiden ini tidak menimbulkan korban luka maupun kerusakan fasilitas bandara. Operasional penerbangan juga tetap berjalan normal tanpa gangguan, dengan salah satu kelompok suporter diterbangkan menggunakan maskapai Garuda Indonesia GA 567 dan kelompok lainnya menggunakan Super Air Jet IU 603 — kedua pesawat tetap berangkat sesuai jadwal.
Keterangan Manajemen Bandara
Dalam pernyataan resminya pada Selasa (13/5), General Manager Bandara SAMS Sepinggan, R. Iwan Winaya Mahdar, mengapresiasi tindakan terukur para petugas di lapangan:
"Saya mengapresiasi tindakan terukur para petugas kami di lapangan dalam meredam gesekan antar penumpang di ruang tunggu keberangkatan. Keamanan dan kenyamanan penumpang menjadi prioritas utama pengelola bandara."
>
"Berkat kesigapan personel Avsec dan koordinasi yang solid dengan pihak kepolisian, situasi dapat dikendalikan sepenuhnya dalam waktu kurang dari 20 menit tanpa mengganggu operasional bandara," tambahnya.
Imbauan dan Pembelajaran
Manajemen Bandara SAMS Sepinggan mengimbau seluruh pengguna jasa transportasi udara untuk menjaga ketertiban dan saling menghormati satu sama lain, demi menciptakan suasana perjalanan udara yang aman dan nyaman. Insiden ini juga menjadi pengingat penting mengenai kebutuhan akan pengamanan yang lebih ketat bagi suporter tim sepakbola di titik transit publik, terutama dalam konteks rivalitas tinggi antar tim sepakbola. Respons cepat dan terkoordinasi dari petugas keamanan berhasil mencegah insiden yang lebih serius, dan menunjukkan pentingnya protokol keamanan yang terdefinisi dengan baik di fasilitas publik.
Foto: Sumber gambar dokumentasi bandara