KAI Hentikan Sementara KA Siliwangi di Jalur Cianjur Akibat Gempa 3.5
KAI Daop 2 Bandung hentikan sementara perjalanan KA Siliwangi di jalur Ciranjang-Cianjur akibat gempa magnitudo 3.5 di Cianjur, lalu melanjutkan perjalanan setelah pemeriksaan jalur aman.

Latar Belakang Kejadian
Gempa bumi magnitudo 3.5 yang mengguncang wilayah Cianjur, Jawa Barat pada Sabtu malam memaksa PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 2 Bandung untuk menghentikan sementara perjalanan Kereta Api Siliwangi. Langkah pengamanan ini diambil sesuai protokol standar yang berlaku untuk memastikan tidak ada kerusakan pada jalur rel yang dapat membahayakan keselamatan penumpang.
Tindakan Pengamanan Sesuai SOP
Manager Humas Daop 2 Bandung Kuswardojo menjelaskan bahwa penghentian sementara perjalanan kereta api dilakukan sebagai implementasi dari Standar Operasional Prosedur (SOP) keselamatan yang berlaku setiap kali terjadi gempa bumi. Menurutnya, setiap kendaraan kereta yang sedang berjalan di jalur yang terkena gempa harus dihentikan sementara untuk dilakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap sarana dan prasarana perkeretaapian.
"Sesuai SOP ketika terjadi gempa seluruh kereta api yang sedang berjalan dihentikan terlebih dahulu untuk dilakukan pemeriksaan memastikan keamanan perjalanan," kata Kuswardojo saat dihubungi media.
Gempa yang dirasakan cukup kencang di beberapa wilayah Cianjur pada malam itu menyebabkan KA Siliwangi rute Cipatat-Sukabumi dihentikan sementara di petak jalan Ciranjang-Cianjur pada pukul 20.11 WIB.
Pemeriksaan Jalur dan Kelanjutan Perjalanan
Setelah penghentian sementara, tim petugas KAI melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi jalur rel untuk memastikan tidak ada kerusakan akibat gempa bumi. Ketika tiba di Stasiun Cianjur, perjalanan KA Siliwangi ke Sukabumi tidak langsung dilanjutkan karena tim pemeriksaan masih mengevaluasi kondisi lintas jalur kereta api di rute Cianjur-Sukabumi. Setelah seluruh jalur dinyatakan aman untuk operasional, KA Siliwangi 345 kembali diberangkatkan dari Stasiun Cianjur pada pukul 20:52 WIB menuju Stasiun Sukabumi. Kuswardojo menambahkan bahwa selama proses pemeriksaan, penumpang tetap berada di dalam rangkaian kereta untuk menghindari risiko apapun.
Komunikasi dengan Seluruh Penumpang
Selama proses penghentian dan pemeriksaan, petugas KAI secara rutin memberikan informasi kepada para penumpang terkait penyebab penghentian sementara serta perkembangan hasil pemeriksaan jalur. Menurutnya, seluruh penumpang diarahkan untuk tetap berada di tempat duduk masing-masing agar tidak terkena risiko apapun selama proses berlangsung.
"Kami terus memberikan informasi terkait penyebab penghentian sementara termasuk perkembangan pemeriksaan jalur, selama proses berjalan seluruh penumpang tetap berada di tempat duduknya masing-masing," jelas Kuswardojo.
Pentingnya Protokol Keselamatan Perkeretaapian
Kejadian ini menekankan pentingnya penerapan protokol keselamatan yang ketat di industri perkeretaapian, terutama di wilayah yang rawan gempa bumi seperti Jawa Barat. KAI Daop 2 Bandung telah memastikan bahwa semua langkah yang diambil sesuai dengan standar operasional yang telah ditetapkan untuk melindungi keselamatan penumpang dan karyawan. Sampai saat ini, belum ada laporan tentang kerusakan signifikan pada jalur rel atau korban jiwa akibat penghentian sementara perjalanan KA Siliwangi ini.