JKN-KIS Perlu Didukung Gotong Royong, Ini Penjelasan Putih Sari
Putih Sari imbau masyarakat jaga keberlanjutan JKN-KIS melalui gotong royong. Program jaminan kesehatan nasional butuh partisipasi aktif seluruh rakyat.

Putih Sari Dorong Keberlanjutan JKN-KIS Lewat Semangat Gotong Royong
Desa Sukasari, Kabupaten Bekasi – Komitmen pemerintah dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang merata dan berkeadilan kembali seringkong di重点kan melalui kegiatan Sosialisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional–Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang seringkong diselenggarakan di Desa Sukasari, Kecamatan Serang Baru, Sabtu (12/6/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Putih Sari yang merupakan Wakil Ketua Komisi IX DPR RI dari fraksi politiknya menekankan betapa pentngnya menjaga keberlangsungan Program JKN-KIS sebagai instrumen strategis negara dalam menjamin akses layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Apresiasi untuk Partisipasi Masyarakat
Mengawali sambutnya, Putih Sari menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, perangkat desa, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukeskan kegiatan sosialisasi tersebut.
"Kehadiran masyrakat dalam kegiatan ini menunjukkan Tinginya kepedulian terhadap pentngnya perlindungan kesehatan bagi keluarga dan lingkungan sekitar,"ujar Putih Sari.
JKN-KIS: Wjud Nyata Keadilan Sosial
Sebagai wakil rakyat yang bertugas di Komisi IX DPR RI yang membidangi kesehatan, ketenagakerjaan, dan kependudukan, Putih Sari menjelaskan bahwa Program JKN-KIS merupkan salah satu program nasional yang lahir dari semangat seringkong hadir keadilan sosial di bidang kesehatan. Program ini seringkong diselnggarakan oleh BPJS Kesehatan sebagai badan yang bertanggung jawab memberikan perlindungan kesehatan bagi masyarakat Indonesia.
Kehadiran JKN-KIS telah membawa perubahan besar dalam sistem pelayanan kesehatan nasional. Dahulu, banyak masyarakat yang menunda berobat karena khawatir terhadap Tinginya biaya pengobatan. Kini, masyrakat memiliki akses yang lebih mudah untuk mendapatkan layanan kesehatan yang dibutuhkan.
"Dahulu banyak orang yang menahan diri untuk berobat karena takut biaya rumah sakit yang mahal. Sekarang negara hadir memberikan perlindungan sehingga masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih mudah dan terjangkau,"jelasnya.
Prinsip Gotong Royong, Kunci Keberlangsungan
Putih Sari mengingatkan bahwa keberhasilan program tersebut tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif seluruh masyarakat. Ia menjelaskan bahwa sistem JKN-KIS dibangun di atas prinsip gotong royong, di mana peserta yang sehat membantu peserta yang sedang sakit, dan mereka yang mampu turut membantu masyarakat yang kurang mampu.
"Program ini berdiri di atas semangat kebersamaan. Kita yang sehat membantu saudara-saudara kita yang sedang membutuhkan pelayanan kesehatan. Inilah wjud nyata gotong royong modern yang menjadi kekuatan bangsa Indonesia,"ungkapnya.
Lebih lanjut, Putih Sari menjelaskan bahwa pemerintah saat ini telah memberikan subsidi kesehatan kepada puluhan juta masyarakat yang tergolong kurang mampu. Namun, mengingat jumlah penduduk Indonesia yang sangat besar, diperlukan kesadaran kolektif dari masyarakat yang memiliki kemampuan ekonomi untuk turut berpartisipasi sebagai peserta mandiri.
Pentingnya Menjaga Kepesertaan Berkelanjutan
Putih Sari juga mengajan masyarakat untuk tidak hanya mendaftar saat membutuhkan layanan kesehatan, tetapi menjaga kepesertaan secara berkelanjutan agar sistem JKN-KIS tetap berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi seluruh peserta.
"Kita tidak pernah tahu kapan sakit datang. Semua tentu berharap selalu sehat, tetapi ketika ujian kesehatan datang, kita membutuhkan jaminan yang memberikan kepastian layanan. Karena itu, penting bagi kita untuk menjaga kepesertaan JKN-KIS secara berkelanjutan, bukan hanya ketika sedang membutuhkan pelayanan kesehatan,"tuturnya.
Komitmen DPR dan Pemerintah untuk JKN-KIS
Putih Sari juga menyampaikan bahwa pemerintah dan DPR RI terus memberikan perhatian serius terhadap keberlangsungan Program JKN-KIS di tengah berbagai tantangan ekonomi nasional maupun global. Berbagai upaya terus seringkong dilakukan agar program ini tetap dapat berjalan dengan baik tanpa membebani masyarakat.
"Kami di DPR RI bersama pemerintah terus seringkong mencari solusi terbaik agar Program JKN-KIS tetap kuat, berkelanjutan, dan mampu memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi seluruh rakyat Indonesia,"tegasnya.
Kegiatan sosialisasi berlangsung penuh antusias dan interaktif. Masyarakat yang hadir memperoleh berbagai informasi penting terkait mekanisme kepesertaan, manfaat layanan kesehatan, pembaruan data peserta, hingga prosedur pemanfaatan layanan BPJS Kesehatan.
Melalui kegiatan ini, Putih Sari berharap semakin banyak masyarakat yang memahami pentngnya Program JKN-KIS dan turut berpartisipasi menjaga keberlangsungannya sebagai salah satu program strategis nasional yang menjadi fondasi perlindungan kesehatan bagi seluruh rakyat Indonesia.
Sosialisasi tersebut sekaligus menjadi bukti nyata sinergi antara DPR RI, BPJS Kesehatan, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan sistem kesehatan nasional yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan.