Jalur Nagreg: 76 Ribu Kendaraan Lebaran 2026, Melebihi Tahun Lalu
Dishub Kabupaten Bandung melaporkan 76.064 kendaraan melintas di jalur Nagreg hari Lebaran 2026, melebihi volume tahun lalu. Kepadatan disebabkan campuran pemudik lokal dan wisatawan, dengan upaya antisipasi dari pihak berwenang.

Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mengkonfirmasi arus lalu lintas yang padat di jalur Nagreg pada hari Lebaran 1447 Hijriah 2026, dengan total 76.064 kendaraan melintas di kedua arah hingga pukul 16.00 WIB.
Data Lengkap Arus Lalu Lintas Koridor Nagreg
Eric Alam Prabowo, Humas Dishub Kabupaten Bandung, menjelaskan bahwa volume kendaraan di jalur Nagreg terbagi menjadi dua arah: 53.742 unit menuju Garut dan Tasikmalaya, serta 22.322 unit menuju Bandung. Dibanding tahun lalu yang hanya mencatat 67.622 kendaraan, volume tahun 2026 ini menunjukkan peningkatan signifikan sekira 12,5%.
Alasan Kepadatan Jalur Nagreg
Menurut Eric, kepadatan jalur Nagreg disebabkan oleh pertemuan dua arus pengguna jalan yang besar: pemudik lokal dan wisatawan yang menuju destinasi populer seperti Pangandaran, Cipanas, Garut, dan Darajat. Campuran kedua kelompok ini membuat volume kendaraan melebihi kapasitas normal jalur tersebut, menyebabkan macet di beberapa titik rawan.
Arus Lalu Lintas di Koridor Lainnya Kabupaten Bandung
Selain jalur Nagreg, Dishub juga memantau arus lalu lintas di koridor lain di wilayah Kabupaten Bandung:
- Koridor Soreang–Ciwidey: tercatat 31.406 kendaraan melintas
- Koridor Banjaran–Pangalengan: tercatat 26.918 kendaraan melintas
Eric menambahkan bahwa pergerakan wisata di wilayah Ciwidey dan Pangalengan diperkirakan akan mulai meningkat pada hari berikutnya, yaitu hari kedua setelah Lebaran.
Upaya Antisipasi Kepadatan Lalu Lintas
Untuk mengatasi kepadatan arus lalu lintas, Dishub Kabupaten Bandung telah menjalankan beberapa langkah antisipasi, antara lain:
- Pengaturan lalu lintas di titik-titik rawan macet
- Penempatan petugas keamanan dan lalu lintas di jalur destinasi wisata
- Koordinasi dengan kepolisian untuk penerapan rekayasa lalu lintas situasional
Imbauan untuk Pengguna Jalan
Dalam kesempatan yang sama, Eric mengimbau seluruh pengguna jalan untuk tetap berhati-hati saat melintas, terutama di jalur destinasi wisata dan pada arus balik pulang ke Bandung. Masyarakat diharapkan untuk mematuhi arahan petugas di lapangan guna menjaga kelancaran arus lalu lintas dan menghindari kecelakaan.
"Kita harap semua pengguna jalan dapat mengikuti arahan petugas dan tetap menjaga keamanan saat berkendara," ujar Eric.
Dengan upaya yang dilakukan oleh pihak berwenang, diharapkan arus lalu lintas selama hari Lebaran 2026 dapat berjalan lancar dan aman bagi semua pengguna jalan.