Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Jabar Siaga Natal 2025: Personel dan Jibom Amankan Tiap Gereja

Bandung · Oleh Nayla Putri · · Diperbarui 2 Maret 2026

Operasi Lilin 2025 di Jawa Barat dan Bandung menyiapkan pengamanan ketat untuk perayaan natal, dengan sterilisasi area oleh tim Jibom, minimal 10 personel per gereja, dan sinergi lintas sektoral antara Polda, TNI, dan pemerintah kota.

Jabar Siaga Natal 2025: Personel dan Jibom Amankan Tiap Gereja

Operasi Lilin 2025: Pengamanan Komprehensif Gereja Natal di Jabar & Bandung

Perayaan Natal 2025 di Jawa Barat akan berlangsung dengan pengamanan yang ketat berkat Operasi Lilin yang digelar oleh Polda Jawa Barat. Tujuan utama operasi ini adalah memberikan rasa aman bagi umat Kristiani yang akan melakukan kebaktian natal, serta menjaga ketertiban umum di sekitar area gereja dan titik keramaian lainnya.

Sterilisasi Area Gereja oleh Tim Jibom sebagai Langkah Preventif Utama

Sebelum kebaktian natal dimulai, setiap gereja di wilayah Jawa Barat akan melalui proses sterilisasi yang dilakukan oleh tim Penjinak Bom (Jibom) dari Satuan Brimob Polda Jabar. Langkah ini merupakan bagian dari Standard Operasional Prosedur (SOP) yang wajib diterapkan untuk objek vital keagamaan yang melibatkan konsentrasi massa besar.

"Pelibatan tim Jibom merupakan SOP dalam pengamanan objek vital keagamaan yang melibatkan konsentrasi massa dalam jumlah besar. Hal ini merupakan bentuk komitmen kepolisian untuk memberikan rasa aman maksimal dan menghilangkan kekhawatiran jemaat dari segala bentuk ancaman teror maupun gangguan kamtibmas lainnya," ujar Kapolrestabes Bandung Komisaris Besar Budi Sartono.

Proses sterilisasi ini akan dilakukan sesaat sebelum kebaktian dimulai, sehingga memastikan area gereja bebas dari segala bentuk ancaman bom atau benda berbahaya lainnya.

Personel Kepolisian yang Dikerahkan: Minimal 10 Orang per Gereja, Dapat Bertambah

Kepala Biro Operasi Polda Jabar, Komisaris Besar La Ode Aries El Fathar, mengungkapkan bahwa setiap gereja akan mendapatkan minimal 10 personel kepolisian untuk tugas pengamanan dan sterilisasi. Namun, jumlah personel ini dapat bertambah sesuai dengan kebutuhan di lapangan, terutama pada gereja yang memiliki jumlah jemaat yang sangat banyak.

Selain personel pengamanan di dalam dan sekitar gereja, personel lalu lintas juga akan diterjunkan untuk mengatur jalur lalu lintas dan area parkir di sekitar gereja. Tujuan dari langkah ini adalah mencegah kemacetan lalu lintas yang dapat mengganggu kelancaran kebaktian natal dan kenyamanan jemaat.

Kolaborasi Lintas Sektoral: Polda, TNI, dan Pemerintah Kota Bandung Bersinergi

Operasi Lilin 2025 di Bandung tidak hanya melibatkan kepolisian, tetapi juga sinergi dengan TNI dan Pemerintah Kota Bandung. Sebanyak 21 pos telah didirikan di titik-titik krusial seperti jalur arteri, pusat keramaian, dan destinasi wisata di Kota Bandung. Pos-pos ini terdiri dari Pos Pengamanan (Pospam) dan Pos Pelayanan (Posyan) yang bertujuan untuk memberikan layanan dan pengamanan yang optimal bagi masyarakat.

Kolaborasi ini juga melibatkan pihak internal gereja, di mana kepolisian bekerja sama dengan panitia gereja untuk melakukan pemeriksaan ketat di pintu masuk gereja. Pintu keamanan (security door) dan alat pendeteksi logam (metal detector) telah disiapkan di setiap pintu masuk gereja untuk memastikan bahwa jemaat yang masuk tidak membawa benda berbahaya.

"Kepada jemaat yang masuk juga kita lakukan pengecekan. Kita siapkan di sana security door, kita siapkan metal detector. Jadi tempat sebelum acaranya sudah steril, masyarakat atau jemaat yang masuk juga kita cek. Kita kawal sampai dengan selesai," jelas Aries.

Pengamanan di Bandung: 166 Gereja Dijaga dengan Pola Terbuka dan Tertutup

Kapolrestabes Bandung Komisaris Besar Budi Sartono menegaskan bahwa pengamanan bagi umat Kristiani di Kota Bandung menjadi prioritas utama dalam Operasi Lilin 2025. Sebanyak 166 gereja di wilayah hukum Polrestabes Bandung akan dijaga dengan pola pengamanan terbuka dan tertutup.

Pola pengamanan terbuka berarti personel kepolisian akan menjaga area sekitar gereja, sementara pola tertutup melibatkan pengamanan di dalam gereja dan pemeriksaan jemaat yang masuk. Kombinasi kedua pola ini diharapkan dapat memberikan pengamanan yang maksimal dan menjaga ketertiban selama kebaktian natal.

Budi juga berharap bahwa melalui kesiapan personel yang matang dan sinergi lintas sektoral, masyarakat Kota Bandung dapat menikmati libur akhir tahun dengan tenang dan aman.

Tips Aman untuk Jemaat Selama Perayaan Natal 2025

Untuk memastikan perayaan natal berlangsung aman dan nyaman, jemaat diimbau untuk:

Dengan langkah-langkah pengamanan yang komprehensif dan kolaborasi lintas sektoral yang erat, Operasi Lilin 2025 di Jawa Barat dan Bandung diharapkan dapat memberikan rasa aman bagi umat Kristiani yang akan merayakan natal. Kepolisian juga berkomitmen untuk terus memantau situasi di lapangan dan menyesuaikan langkah pengamanan sesuai dengan kebutuhan agar perayaan natal berlangsung dengan lancar dan tanpa gangguan.