Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

HPN Bekasi Raya 2026: Suranto S.H. Tekankan Profesionalisme Pers

Jabar · Oleh Tasya Oktaviani ·

Kantor Advokat Suranto S.H. & Partners mengapresiasi HPN Bekasi Raya, menekankan peran pers sebagai pilar demokrasi dan pentingnya profesionalisme di era digital.

HPN Bekasi Raya 2026: Suranto S.H. Tekankan Profesionalisme Pers

Kegiatan peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Bekasi Raya yang digelar bersamaan dengan Hari Kebebasan Pers Sedunia di Gedung GCC Margahayu, Kota Bekasi, pada 11 hingga 13 Juni 2026, menerima apresiasi dari kalangan profesional hukum, khususnya Kantor Advokat & Konsultan Hukum Suranto, S.H. & Partners. Apresiasi ini datang sebagai bentuk dukungan terhadap upaya insan pers dalam menjalankan perannya sebagai pilar demokrasi di daerah.

Konteks Keterangan Resmi dari Suranto S.H.

Suranto, S.H., selaku advokat dan Wakil Sekretaris DPC PERADI SAI Bekasi Raya, menyampaikan ucapan selamat dan terima kasih via pesan WhatsApp resmi. Ia mengapresiasi upaya Ketua PWI Bekasi Raya, Ade Muksin, serta seluruh jajaran insan pers di wilayah Bekasi Raya yang telah berkontribusi dalam menyampaikan informasi yang bermanfaat dan terpercaya bagi masyarakat.

Peran Pers Sebagai Pilar Demokrasi

Menurut Suranto, pers memiliki peran yang sangat strategis dalam menjaga kelangsungan demokrasi di Indonesia. Fungsi utamanya adalah menyampaikan informasi yang akurat, memberikan edukasi kepada masyarakat, serta menjalankan kontrol sosial terhadap kebijakan pemerintah dan lembaga lainnya demi kepentingan publik. Ia menegaskan bahwa independensi dan profesionalisme pers harus terus dijaga agar dapat menjalankan perannya dengan optimal, tanpa tekanan dari pihak manapun.

"Selamat Hari Pers Nasional Bekasi Raya dan Hari Kebebasan Pers Sedunia. Terima kasih kepada seluruh insan pers yang selama ini telah menjadi garda terdepan dalam menyampaikan informasi yang bermanfaat dan mencerdaskan masyarakat," ujar Suranto.

Tantangan Era Digital Bagi Profesionalisme Pers

Di tengah perkembangan era digital yang semakin dinamis, arus informasi mengalir dengan kecepatan tinggi dan tidak terkontrol. Hal ini menuntut pers untuk semakin berhati-hati dalam menyajikan pemberitaan, agar tidak terjebak dalam penyebaran informasi palsu atau hoaks. Suranto menegaskan bahwa pers harus tetap menjunjung tinggi kode etik jurnalistik, menjaga keberimbangan informasi, serta menghadirkan pemberitaan yang dapat dipercaya oleh masyarakat. Hal ini menjadi semakin penting mengingat banyaknya masyarakat yang mendapatkan informasi dari platform media sosial yang kurang terverifikasi.

Harapan untuk Sinergi Elemen Bangsa

Lebih lanjut, Suranto berharap sinergi antara insan pers, masyarakat, dan seluruh elemen bangsa terus diperkuat guna menciptakan kehidupan demokrasi yang sehat, transparan, dan berkeadilan. Menurutnya, pers yang solid dan profesional akan menjadi kekuatan penting dalam mengawal pembangunan dan menjaga kepentingan masyarakat. Ia juga menekankan bahwa pers yang merdeka dan independen adalah nafas demokrasi, karena hanya dengan pers yang kuat, suara rakyat akan dapat didengar dan diakui.

"Terus semangat membangun pers yang profesional, independen, dan berintegritas. Tetap kompak dan solid mengawal demokrasi serta menjadi sumber informasi yang mencerahkan bagi masyarakat. Pers yang merdeka adalah nafas demokrasi, dan ketika pers kuat, maka suara rakyat akan tetap terjaga," pungkas Suranto, S.H.

Analisis Mendalam tentang Pentingnya Apresiasi Ini

Apresiasi yang disampaikan oleh Suranto tidak hanya merupakan ucapan selamat biasa, tetapi juga merupakan peringatan akan tanggung jawab pers di era digital. Dalam konteks lokal Bekasi Raya, dimana perkembangan media lokal semakin pesat, peran pers dalam menyampaikan informasi yang akurat menjadi semakin penting. Dengan menekankan pentingnya profesionalisme dan independensi, Suranto telah menambahkan bobot pada pernyataannya sebagai perwakilan dari kalangan advokat, yang memahami pentingnya kebebasan dan tanggung jawab dalam setiap profesi.