HIPMI Bekasi Halal Bihalal: Kolaborasi dan Akselerasi Ekonomi Lokal
HIPMI Kabupaten Bekasi gelar halal bihalal untuk konsolidasi, dorong kolaborasi pelaku usaha, dan dukung program Kampung Nelayan guna akselerasi ekonomi daerah.

Pada Selasa, 28 April 2026, Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Bekasi menggelar acara Halal Bihalal di J-Golf Deltamas. Acara yang dihadiri oleh lebih dari 100 anggota dan pelaku usaha muda lintas sektor ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi pasca Hari Raya, tetapi juga forum strategis untuk konsolidasi dan refleksi organisasi.
Lebih dari Silaturahmi: Forum Refleksi dan Kalibrasi Arah Bisnis
Acara ini bertujuan untuk melakukan kalibrasi ulang arah usaha, penguatan visi organisasi, serta membangun pola kolaborasi yang adaptif di tengah dinamika ekonomi global yang semakin kompleks. Ketua BPC HIPMI Kabupaten Bekasi, Alvin Rasman, didampingi Wakil Ketua H. Omin Susanto dan Sekretaris Umum Achmad Muhlis, memimpin rangkaian kegiatan dengan suasana hangat dan penuh keakraban.
"Dalam kebersamaan, kita tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu tumbuh. Mentalitas kita adalah mentalitas pejuang—berjuang bukan hanya untuk bisnis pribadi, tetapi juga untuk mendorong kemajuan usaha rekan-rekan serta UMKM di Kabupaten Bekasi," ujar Achmad Muhlis dalam sambutannya.
Mentalitas Pejuang: Dasar Kekuatan Bisnis Muda
Sekretaris Umum Achmad Muhlis menegaskan bahwa forum ini menitikberatkan pada penguatan mentalitas sebagai pengusaha pejuang, yaitu karakter yang tangguh menghadapi tekanan dan mampu menciptakan peluang di tengah keterbatasan. Ia menambahkan bahwa perlambatan ekonomi global serta tekanan fiskal nasional tidak seharusnya menjadi penghalang, melainkan momentum untuk memperkuat daya tahan, inovasi, dan solidaritas antar pelaku usaha.
"HIPMI harus hadir sebagai katalisator yang mampu menjaga optimisme dan mendorong akselerasi ekonomi daerah," jelasnya.
Program Kampung Nelayan: Potensi Baru untuk Kesejahteraan Masyarakat
Dalam kesempatan yang sama, Achmad Muhlis juga mengungkapkan komitmen BPC HIPMI Kabupaten Bekasi untuk terlibat aktif dalam program strategis nasional, salah satunya pengembangan Kampung Nelayan. Program ini dinilai memiliki potensi besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir sekaligus membuka ruang usaha baru bagi anggota HIPMI.
Ia menjelaskan bahwa sejumlah anggota HIPMI telah memiliki kapasitas dan pengalaman dalam produksi kapal serta penyediaan sarana pendukung sektor perikanan. Dalam konsep pengembangan Kampung Nelayan, para nelayan direncanakan akan mendapatkan hunian yang layak serta fasilitas penangkapan ikan yang modern guna meningkatkan produktivitas.
"Kami melihat program Kampung Nelayan telah berjalan di beberapa daerah seperti Jawa Timur dan Jawa Tengah. Kabupaten Bekasi yang memiliki posisi strategis dekat dengan Jakarta, seharusnya juga mendapatkan peluang serupa. Kami akan mendorong komunikasi yang lebih intensif dengan pemerintah daerah maupun Kementerian Kelautan dan Perikanan agar program ini dapat direalisasikan," jelas Achmad Muhlis.
Peran HIPMI sebagai Jembatan antara Pemerintah dan Pelaku Usaha
Achmad Muhlis juga menegaskan bahwa HIPMI memiliki keunggulan dalam menjembatani konektivitas antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Peran ini dinilai krusial dalam mempercepat implementasi program-program prioritas yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
Di akhir sambutannya, ia mengajak para pengusaha muda untuk bergabung dan berkontribusi dalam membangun ekosistem usaha yang kuat, inklusif, dan berkelanjutan. Ia menekankan bahwa kemajuan suatu daerah sangat ditentukan oleh jumlah serta kualitas pengusahanya.
"Kami mengundang para pengusaha muda untuk bergabung bersama HIPMI. Mari kita tumbuh dan berjuang bersama, tidak hanya untuk kepentingan pribadi, tetapi juga demi kemajuan daerah dan bangsa. Dukungan pemerintah terhadap calon pengusaha juga menjadi faktor penting, karena dari merekalah roda perekonomian akan terus bergerak maju," tutupnya.
Acara Halal Bihalal ini menjadi refleksi nyata bahwa semangat kolaborasi, solidaritas, dan optimisme tetap terjaga di tengah tantangan zaman. Dengan sinergi yang kuat antara pengusaha, pemerintah, dan masyarakat, Kabupaten Bekasi diharapkan mampu memperkokoh posisinya sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi yang tangguh, progresif, dan berdaya saing tinggi.