Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Gunakan SiKertas, 5.353 UMKM Cirebon Ditarget Terhubung dengan Investor

Jabar · Oleh · · Diperbarui 7 Agustus 2026

DPMPTSP Kota Cirebon gencar pendampingan 5.353 UMKM agar terintegrasi di platform SiKertas untuk akses kemitraan investor.

Gunakan SiKertas, 5.353 UMKM Cirebon Ditarget Terhubung dengan Investor

Peluang Emas bagi UMKM Cirebon untuk Berkembang

Usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM di Kota Cirebon menghadapi babak baru dalam perjalanan bisnis mereka. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) setempat mulai menggencarkan pendampingan agar ribuan pelaku usaha kecil dapat terintegrasi dalam ekosistem investasi yang lebih luas.

Langkah strategis ini diwujudkan melalui program kemitraan investasi berbasis digital yang dirancang khusus untuk menjembatani pelaku usaha kecil dengan para investor dan perusahaan besar.

Baca Juga: Mayat Wanita Tak Dikenal Terdampar di Sungai Cibatu Sukabumi, Diduga ODGJ

"SiKertas menjadi salah satu sarana strategis untuk memperkuat keterlibatan UMKM dalam kegiatan investasi yang masuk ke daerah," tutur Uni Wahyuni, Kepala Bidang Pengembangan Iklim Penanaman Modal DPMPTSP Kota Cirebon.

Apa Itu Aplikasi SiKertas?

Sistem Informasi Kemitraan Investasi atau SiKertas merupakan platform digital yang dikembangkan oleh DPMPTSP Provinsi Jawa Barat. Aplikasi ini dirancang sebagai wadah untuk mempertemukan pelaku usaha dari berbagai skala, mulai dari usaha mikro hingga perusahaan besar.

Baca Juga: Museum Prabu Siliwangi Pamerkan 368 Keramik Kuno dari Delapan Abad Perdagangan Nusantara

Fungsi utama SiKertas meliputi:

Melalui platform ini, pelaku UMKM tidak lagi perlu bingung mencari peluang kerja sama. Mereka cukup mendaftarkan usaha, melengkapi data, dan menunggu pencocokkan bisnis yang sesuai dengan kebutuhan pasar.

Pendampingan intensif dari DPMPTSP

Demi memastikan pelaku usaha kecil tidak tertinggal, DPMPTSP Kota Cirebon memberikan pendampingan langsung. Dalam program ini, tim dari Dinas membantu UMKM dalam:

Pendampingan ini dianggap krusial mengingat banyak pelaku UMKM yang belum familiar dengan teknologi digital maupun konsep kemitraan investasi.

Potensi Kemitraan yang Bisa Digapai

Bagi pelaku UMKM yang telah terdaftar, SiKertas membuka beberapa peluang nyata:

Pertama, mereka dapat menjadi calon mitra bagi perusahaan menengah maupun besar sesuai kebutuhan komoditas dan rantai pasok yang dibutuhkan.

Kedua, terjadi business matching yang mempertemukan pelaku usaha besar dengan UMKM lokal secara sistematis.

Ketiga, pelaku usaha kecil mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan kapasitas usaha sekaligus memperluas akses pasar bagi produk dan jasa yang dihasilkan.

Mendorong Investasi Inklusif di Jawa Barat

Program ini sejalan dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang gencar mendorong kemitraan antara usaha mikro, kecil, dan menengah dengan usaha besar. Tujuannya tidak sekadar menarik investasi, tetapi menciptakan ekosistem ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

"Kemitraan itu diharapkan dapat menciptakan investasi yang lebih inklusif sekaligus memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat," jelas Uni Wahyuni.

Sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kota, dan pelaku usaha diharapkan mampu menjawab tantangan yang selama ini dihadapi UMKM, yakni keterbatasan akses terhadap permodalan dan jaringan bisnis.

Mimpi Besar untuk Ekonomi Cirebon

Kota Cirebon memiliki potensi UMKM yang cukup besar. Data menunjukkan terdapat 5.353 unit UMKM yang beroperasi di wilayah ini pada 2025. Jumlah ini menunjukkan betapavivornya sektor usaha mikro dan kecil di kota yang terletak di pesisir utara Jawa Barat ini.

Dengan integrasi ke dalam platform SiKertas, mimpi untuk meningkatkan daya saing dan membuka akses pasar yang lebih luas bukan lagi sekadar angan. Semangat DPMPTSP Kota Cirebon untuk terus memberikan pendampingan menjadi modal penting dalam mewujuddkan sinergi antara investasi dan pemberdayaan ekonomi lokal.

"Kami berharap semakin banyak UMKM yang bergabung dalam aplikasi SiKertas sehingga tercipta sinergi yang kuat antara investasi dan pemberdayaan ekonomi lokal," harap Uni Wahyuni.

Langkah Selanjutnya bagi Pelaku UMKM

Bagi pelaku UMKM di Kota Cirebon yang ingin mengikuti program ini, langkah pertama adalah menghubungi DPMPTSP Kota Cirebon untuk mendapatkan pendampingan. Pastikan data usaha lengkap dan profil bisnis menarik agar peluang kemitraan semakin besar.

Era kemitraan digital telah tiba. Pertanyaan besar berikutnya adalah seberapa cepat pelaku usaha lokal mengambil peluang ini untuk berkembang dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah.