Google Maps Menghapus Jalur Nyasar untuk Rute Tol Purwomartani
Pemerintah dan PT Jasamarga telah menghapus jalur Google Maps yang membuat pengendara tersesat ke persawahan Sleman saat menuju Gerbang Tol Purwomartani.

Masalah Tersesat di Persawahan Sleman yang Baru Saja Diperbaiki
Banyak pengendara mobil di Sleman, DI Yogyakarta, mengalami kesulitan tersesat ke tengah persawahan saat mencari rute menuju Gerbang Tol Purwomartani pada beberapa hari terakhir. Masalah ini muncul setelah segmen tol Prambanan–Purwomartani, bagian dari Jalur Tol Jogja–Solo, dibuka secara fungsional pada 16 Maret 2026.
Latar Belakang Masalah Kesalahan Arah Google Maps
Sebelum segmen tol baru ini dibuka, jalur arteri Jogja–Solo sering mengalami kemacetan parah. Hal ini membuat banyak pengendara mengandalkan Google Maps untuk mencari rute alternatif yang lebih cepat. Namun, banyak yang malah diarahkan ke jalur kecil yang membelah persawahan di Dusun Karang Kalasan RT II, Purwomartani, Sleman.
Akibatnya, ribuan pengendara terpaksa melintasi jalur tanah sempit di tengah sawah, menyebabkan macet lokal dan kerusakan kecil pada beberapa bagian jalur. Masalah ini menjadi perhatian publik setelah banyak video dan laporan yang beredar di media sosial tentang "kerumunan pengendara yang nyasar berjamaah" di area persawahan.
Tindakan Perbaikan yang Dilakukan
Setelah menerima banyak laporan kesalahan arah, pihak berwenang segera mengambil langkah cepat untuk mengatasi masalah ini.
Kasub Satgas Traffic Accident Analysis Polda DI Jogjakarta AKBP Suryo Wibowo menjelaskan bahwa timnya telah berkoordinasi dengan Jasa Marga untuk memperbaiki arah rute di Google Maps. Selain itu, tim juga menambah jumlah petunjuk tulisan di lokasi dan melakukan sosialisasi lisan langsung kepada pengendara yang tersesat.
Sementara itu, Humas PT Jasamarga Jogja–Solo Rachmat Jesiman mengkonfirmasi bahwa jalur Google Maps yang menyebabkan pengendara tersesat sudah dihapus secara permanen. Dia juga menambahkan bahwa pihaknya telah menutup pintu masuk dan keluar dari jalur persawahan tersebut, serta menambahkan rambu-rambu arah yang jelas menuju Gerbang Tol Purwomartani.
"Jadi, jalan masuknya hanya ada dari Jalan Jogja–Solo. Harapannya tidak ada lagi yang nyasar," ujar Rachmat.
Pada pantauan di lokasi pada 25 Maret 2026, tidak ada kendaraan yang melintas di jalur persawahan tersebut, dan sejumlah petugas sedang berjaga di ujung simpang untuk membimbing pengendara.
Pengelolaan Arus Balik Puncak Musim Lebaran
Selain menangani masalah kesalahan arah Google Maps, pihak berwenang juga sedang mengelola arus balik puncak musim Lebaran 2026. AKBP Suryo Wibowo menyebut bahwa 25 Maret adalah sesi pertama puncak arus balik, dengan jumlah kendaraan yang masuk ke tol yang baru dibuka mencapai angka yang cukup tinggi.
Untuk mengatasi kemacetan, pihak berwenang telah memperpanjang waktu operasional tol dari pukul 18.00 menjadi pukul 22.00 sejak 24 Maret 2026. Perpanjangan waktu empat jam ini akan berlaku sampai penutupan tol pada 29 Maret 2026. Puncak arus balik kedua dijadwalkan terjadi pada Sabtu, 28 Maret 2026.
Kesimpulan
Masalah kesalahan arah di Google Maps ini menjadi pelajaran penting bagi penyedia layanan peta dan pihak pengelola tol untuk lebih teliti dalam menampilkan rute alternatif, terutama untuk segmen tol baru yang belum banyak dikenal masyarakat. Dengan langkah cepat yang diambil, diharapkan tidak ada lagi pengendara yang mengalami kesulitan tersesat saat menuju Gerbang Tol Purwomartani.
Terakhir diperbarui: Jumat, 27 Maret 2026, 04:00 WIB