Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Gempa 5,0 SR Guncang Sukabumi, Getaran Terasa hingga Bandung

Jabar · Oleh · · Diperbarui 2 September 2026

Gempa 5,0 SR guncang Sukabumi, getaran terasa hingga Bandung. BMKG pastikan tidak berpotensi tsunami, belum ada laporan kerusakan.

Gempa 5,0 SR Guncang Sukabumi, Getaran Terasa hingga Bandung

Gempa Bumi Magnitudo 5,0 Guncang Wilayah Sukabumi

Gempa bumi berkekuatan 5,0 skala Richter (SR) mengguncang wilayah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Minggu, 19 Juli sore hari. Getaran yang cukup kuat itu terjadi sekitar pukul 15.11 WIB dan mengejutkan warga setempat.

Pusat Gempa dan Kedalaman

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan pusat gempa berada di laut dengan jarak sekitar 79 kilometer arah Barat Daya dari pusat Kota Sukabumi. Gempa tersebut berkedalaman 23 kilometer di bawah permukaan laut.

Baca Juga: DLH Kota Cirebon Siapkan Tanah Uruk dan Tangki Air Antisipasi Titik Panas di TPA Kopiluhur

"Berdasarkan hasil analisis BMKG, gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami," jelas Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG dalam keterangannya.

Getaran Terasa hingga Bandung

Kejadian gempa ini tidak hanya dirasakan warga di sekitar Sukabumi, melainkan juga merambah hingga ke Kota Bandung yang berjarak puluhan kilometer. Sejumlah warga Bandung melaporkan merasakan getaran selama beberapa detik.

Baca Juga: September Jadi Bulan Terakhir Pencairan PKH dan BPNT Triwulan III, KPM Diimbau Cek Status via Online

"Saya sedang di dalam rumah, tiba-tiba terasa getaran seperti ada truk besar lewat. Baru sadar itu gempa setelah membaca informasi di media sosial," tutur salah seorang warga Bandung.

Kondisi Terbaru dan Antisipasi

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat gempa berkekuatan 5,0 SR ini. Aparat setempat masih melakukan pendataan dan pemantauan di lapangan.

Pihak berwenang meminta masyarakat di wilayah terdampak untuk tetap tenang namun waspada. Berikut beberapa langkah antisipatif yang dapat dilakukan:

Pentingnya Kesiapsiagaan Gempa

Wilayah Jawa Barat, terutama pesisir selatan, terletak di kawasan aktif seismic yang merupakan pertemuan antara lempeng Eurasia dan lempeng Indo-Australia. Kondisi tektonik ini menjadikan wilayah tersebut rawan mengalami gempa bumi.

Kejadian seperti ini menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk selalu meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana alam. Pastikan keluarga memiliki rencana evakuasi dan mengetahui lokasi berkumpul darurat jika sewaktu-waktu diperlukan.