Garda Terdepan: Strategi Baru ASN Bandung Atasi Persoalan Sampah
Pj Walkota Bandung instruksikan seluruh ASN dan OPD terlibat langsung dalam penanganan sampah melalui edukasi dan ketegasan.

Persoalan sampah di Kota Bandung mendorong langkah strategis baru dari pemerintah kota. Sekretaris Daerah Kota Bandung Iskandar Zulkarnain menegaskan agar seluruh aparatur sipil negara (ASN) menjadi garda terdepan dalam menyelesaikan masalah ini.
"Persoalan sampah bukan hanya tugas Dinas Lingkungan Hidup, melainkan tanggung jawab seluruh organisasi perangkat daerah," tegas Iskandar dalam arahannya.
Pelibatan Seluruh OPD sebagai Kunci Utama
Berdasarkan data terakhir, kebiasaan membuang sampah langsung ke sungai masih menjadi pemandangan umum di sejumlah wilayah Bandung. Praktik ini tidak hanya mencemari lingkungan, tetapi juga meningkatkan risiko banjir saat musim hujan tiba.
Baca Juga: Nasabah Pensiunan BPRS HIK Parahyangan Desak Pencairan Deposito Jatuh Tempo yang Belum Dikembalikan
Pemerintah kota mengambil pendekatan ganda untuk:
- Edukasi berkelanjutan kepada masyarakat tentang bahaya membuang sampah sembarangan
- Ketegasan dalam penegakan aturan agar masyarakat mematuhi ketentuan yang berlaku
Setiap organisasi perangkat daerah diminta berperan aktif sesuai tugas dan fungsinya masing-masing, tidak terkecuali.
Baca Juga: DPRD Jawa Barat Tetapkan 19 Agustus 1945 sebagai Hari Jadi Provinsi Lewat Perda 26/2010
Peran Spesifik Setiap Instansi
Iskandar membagi tanggung jawab secara jelas:
- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) - Mengoptimalkan pengelolaan dan pengolahan sampah di tingkat operasional
- Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) - Menggencarkan edukasi melalui berbagai kanal komunikasi digital dan konvensional
- Seluruh OPD lainnya - Memberikan contoh nyata dalam menjaga kebersihan lingkungan
Gedung Pemerintah sebagai Contoh Nyata
Sebagai langkah konkret, seluruh gedung milik pemerintah kota akan dijadikan contoh budaya bersih bagi masyarakat. Harapannya, teladan dari aparatur pemerintah dapat menginspirasi warga untuk ikut serta dalam menjaga kebersihan.
"Kita harus hadir sebagai problem solver. Jadikan gedung-gedung pemerintahan sebagai contoh kebersihan bagi masyarakat," tutur Iskandar.
Peningkatan Inovasi dan Kualitas Layanan
Di luar penanganan sampah, Iskandar juga mengingatkan seluruh ASN untuk terus meningkatkan inovasi dan kualitas pelayanan publik. Kehadiran pemerintah harus memberikan solusi nyata terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Komitmen ini menjadi bukti nyata bahwa penanganan sampah di Bandung bukan hanya wacana, melainkan membutuhkan aksi konkret dan kolaborasi dari seluruh elemen pemerintah dan masyarakat.