Festival Kelurahan Cirebon 2026: Kolaborasi Kreativitas Warga Tanpa Beban APBD
Festival Kelurahan Cirebon 2026 jadi bukti sinergi pemerintah dan masyarakat dalam menghidupkan kreativitas tanpa bergantung pada APBD

Festival Kelurahan Jadi Wadah Ekspresi Kreativitas Warga Cirebon
Kota Cirebon melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa setempat kembali menghadirkan Festival Kelurahan sebagai rangkaian perayaan Hari Jadi ke-599 pada 2026. Gelaran ini dirancang sebagai wadah ekspresi dan apresiasi kreativitas masyarakat di tingkat grassroots.
Sekretaris Daerah Kota Cirebon Iing Daiman menyampaikan bahwa festival ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah dengan masyarakat dalam menghidupkan ruang-ruang kreativitas di lingkungan perkampungan.
"Kami melihat banyak potensi yang muncul ketika masyarakat diberikan ruang dan kesempatan untuk menampilkan kreativitasnya," kata Iing Daiman.
Ragam Kreativitas Warga Berkembang Lewat Festival
Festival yang berlangsung selama dua hari di kawasan centrale kota ini mempertandingkan berbagai kategori kesenian dan ekonomi kreatif. Mulai dari pentas seni tari tradisional hingga modern, pertunjukan musik dari berbagai genre, hingga lomba kuliner berbahan dasar keahlian lokal.
Gelaran ini juga menghadirkan bazar usaha mikro, kecil, dan menengah yang sekaligus menjadi ajang promosi produk kreatif masyarakat Cirebon. Tak heran jika ribuan warga dari berbagai kelurahan tumpah ruah memeriahkan acara tersebut.
"Ruang-ruang kreatif seperti ini sangat penting untuk membangun bonding sosial dan mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif," jelas Iing Daiman.
Model Kemitraan Tanpa Ketergantungan pada APBD
Yang menarik dari Festival Kelurahan tahun ini adalah skema pendanaannya. Seluruh kegiatan dibiayai melalui kemitraan dengan berbagai pihak ketiga, tanpa menggunakan sepeser pun dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah.
Iing Daiman menegaskan bahwa pola kolaborasi ini menunjukkan kegiatan kreatif masyarakat tetap dapat berkembang melalui dukungan jejaring dan kemitraan yang dibangun secara mandiri.
"Ini menjadi bukti bahwa kreativitas masyarakat tetap bisa berkembang tanpa harus bergantung pada pembiayaan dari pemerintah daerah," kata dia.
Perayaan Hari Jadi Lebih Inklusif
Festival Kelurahan merupakan bagian dari konsep peringatan Hari Jadi ke-599 Cirebon yang mengutamakan partisipasi luas masyarakat. Berbagai unsur mulai dari seniman, budayawan, komunitas, hingga pelaku usaha lokal turut dilibatkan dalam rangkaian perayaan.
Lewat pendekatan ini, peringatan hari jadi bukan lagi sekadar agenda seremonial pemerintah, tetapi menjadi milik bersama seluruh warga Kota Cirebon.
Ke depan, pemerintah kota berkomitmen untuk menghadirkan lebih banyak ruang publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berkarya dan berekspresi, baik melalui kegiatan formal maupun informal yang melibatkan partisipasi warga secara langsung.