Fenomena Sinkhole Limapuluh Kota: Ahli Geologi Bandung Turun Tangan
Tim ahli geologi dari Bandung diterjunkan ke Limapuluh Kota untuk mengkaji fenomena *sinkhole*. Mereka akan menyelidiki penyebab, memberikan penjelasan ilmiah, dan membantah isu liar terkait penyembuhan penyakit. Kajian ini diharapkan jadi dasar kebijakan Pemda.

Ahli Geologi Diterjunkan untuk Menyelidiki Fenomena Sinkhole di Limapuluh Kota
Limapuluh Kota, Sumatera Barat – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) secara sigap menerjunkan tim ahli dari Badan Geologi Bandung untuk mengkaji fenomena sinkhole atau luweng yang muncul di kawasan pertanian Pombatan, Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat. Kehadiran tim diharapkan dapat memberikan penjelasan ilmiah dan meredakan kekhawatiran masyarakat.
Tim ahli Badan Geologi yang terdiri dari Riyan Nur dan Taufik Wirabuana tiba di lokasi pada hari sebelumnya. Mereka disambut oleh berbagai pejabat daerah, termasuk Camat Situjuah Limo Nagari IL Yandri, Kapolsek AKP Hendra, Danpos TNI Peltu Wahidi, Wali Nagari Emil Nofri Ihsan, Kepala Jorong Tepi Salmi, serta Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Ardiman, dan anggota DPRD M. Fajar Rillah Vesky.
"Kami baru saja tiba dan agenda utama kami adalah fokus pada pengambilan data serta pemeriksaan terhadap fenomena sinkhole di sini," terang Taufik Wirabuana kepada awak media. Ia menjelaskan bahwa timnya berencana melakukan kajian selama dua hari penuh, dari Sabtu hingga Minggu, untuk mendapatkan gambaran menyeluruh.
"Saat ini, kami belum bekerja secara all-out. Kami hanya akan melakukan kajian cepat dan pemeriksaan awal untuk menjawab apa sebenarnya fenomena ini. Kami akan mengamati karakteristik tanah dan kondisi airnya. Kondisi sinkhole di sini tentu memiliki perbedaan dengan yang ada di Jawa," imbuhnya.
Himbauan untuk Tidak Percaya Isu Liar
Taufik Wirabuana juga menyoroti maraknya informasi di media sosial mengenai masyarakat atau pengunjung yang datang mengambil air dari sinkhole dengan keyakinan dapat menyembuhkan penyakit. "Mohon jangan terpengaruh oleh isu-isu tidak berdasar. Contohnya, anggapan bahwa air ini bisa menyembuhkan penyakit. Selama belum ada bukti ilmiah, masyarakat sebaiknya tidak mempercayainya," tegas Taufik.
Apresiasi atas Respons Cepat Pemerintah
Anggota DPRD Limapuluh Kota, M. Fajar Rillah Vesky, menyampaikan apresiasi mendalam kepada Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Plt Kepala Badan Geologi Lana Saria. Menurutnya, respons cepat terhadap surat permintaan dari Pemerintah Daerah Limapuluh Kota, camat, dan pemerintah nagari untuk menurunkan tim ahli sangat membantu menenangkan masyarakat.
"Dengan kehadiran tim dan kajian teknis dari Badan Geologi ini, kami berharap berbagai spekulasi liar dan kecemasan warga atas fenomena sinkhole dapat terjawab. Kajian dari Badan Geologi ini tentunya akan menjadi acuan penting bagi pemerintah daerah dalam mengambil langkah antisipatif dan kebijakan solutif," kata Fajar Rillah Vesky. "Atas nama masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bahlil dan Plt Kepala Badan Geologi Ibu Lana Saria atas respons cepatnya."