Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

Ekonomi Restoratif: Mendorong Pembangungan Berbasis Alam dengan Manfaat Ekonomi Nyata

Jabar · Oleh Rizky Maulana ·

Ekonomi restoratif hadir sebagai strategi pembangunan yang menggabungkan pelestarian lingkungan dan manfaat ekonomi nyata melalui kolaborasi multipihak di empat wilayah riset.

Ekonomi Restoratif: Mendorong Pembangungan Berbasis Alam dengan Manfaat Ekonomi Nyata

Menggeser Paradigma Pembangunan ke Arah Keberlanjutan

Perekonomian yang berwawasan lingkungan kini semakin mendapat perhatian serius. Pemulihan ekosistem tidak lagi sekadar dipandang sebagai agenda pelestarian, melainkan telah berkembang menjadi strategi pembangunan yang mampu menghadirkan manfaat ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Gagasan tersebut mengemuka dalam sebuah kegiatan yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, pelaku usaha, sektor keuangan, investor, akademisi, hingga organisasi masyarakat sipil.

Film Dokumenter dan Riset Empat Wilayah

Sebuah film dokumenter menyajikan hasil penelitian mengenai praktik pemulihan ekosistem di empat wilayah di Indonesia, yakni Siak, Tamanmartani, Sigi, dan Tampelas. Riset ini menunjukkan bahwa upaya restorasi dapat berjalan beriringan dengan penciptaan aktivitas ekonomi yang berkelanjutan.

Melalui forum tersebut, para peserta membahas pentingnya membangun kolaborasi agar inisiatif berbasis alam memperoleh:

Suara dari Lapangan Menyapa Pengambil Kebijakan

Direktur Eksekutif The PRAKARSA, Victoria Fanggidae, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dirancang untuk menghubungkan pengalaman masyarakat di lapangan dengan proses penyusunan kebijakan di tingkat nasional.

"Kami ingin menghadirkan suara mereka dari lapangan lewat film ini. Harapan kami, temuan riset ini dapat terhubung sehingga bisa menjadi agenda bersama, menjangkau ruang para pembuat kebijakan di Jakarta dan tidak jadi gerakan sendiri-sendiri."

Menurut Victoria, berbagai praktik restorasi yang telah dilakukan di berbagai daerah perlu mendapat perhatian lebih luas agar dapat menjadi bagian dari agenda pembangunan nasional.

Pendekatan Kolaboratif untuk Lindungi Lingkungan

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat menilai paradigma pembangunan perlu berubah. Pembangunan tidak lagi dilakukan dengan mengorbankan lingkungan, tetapi justru harus berjalan beriringan dengan upaya perlindungan alam.

"Jangan vis a vis. Yang sudah kadung merusak akan kita berikan jeweran supaya mereka mau memulihkan lingkungan. Kita sedang mendata mereka. Itu yang akan kita kerjakan nanti."

Model Restorasi yang Menghasilkan Keuntungan Ekonomi

Penelitian The PRAKARSA mencakup berbagai model restorasi yang telah membuktikan keefektifannya:

Temuan tersebut menunjukkan bahwa keberhasilan restorasi sangat dipengaruhi oleh kemampuan menghadirkan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Kesadaran menjaga lingkungan perlu didukung oleh:

Semakin besar manfaat yang dirasakan masyarakat, semakin tinggi pula komitmen mereka untuk menjaga ekosistem.

Kisah Nyata: Sigi, Pilihan di Tengah Jalan Sunyi

Koordinator Forum Kemitraan Multipihak Sigi Hijau, Muhammad Jauhari, menyampaikan pengalaman nyata dari masyarakat Sigi yang memilih menjaga hutan karena berkaitan langsung dengan keberlangsungan hidup mereka.

"Kalau tidak ada air, tidak ada pertanian, tidak ada yang bisa dimakan. Di Sigi tidak ada tambang atau perkebunan. Ini pilihan sepi di jalan yang sunyi."

Bagi warga Sigi, kelestarian hutan menjadi penopang utama sektor pertanian yang menjadi sumber penghidupan mereka.

Langkah Strategis ke Depan

Sekitar 100 peserta menghadiri forum tersebut, meliputi perwakilan pemerintah, industri berbasis restorasi, sektor keuangan, akademisi, media, hingga organisasi masyarakat sipil. Selain memperkenalkan konsep ekonomi restoratif, kegiatan ini diharapkan membuka peluang bagi:

Ekonomi restoratif kini membuktikan bahwa pelestarian lingkungan dan pertumbuhan ekonomi bukanlah dua hal yang saling bertentangan. Dengan pendekatan yang tepat, keduanya dapat berjalan beriringan untuk menciptakan pembangunan yang truly berkelanjutan.