Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

DPU Kabupaten Bogor Keruk Sedimen di Tiga Desa Ciseeng untuk Cegah Banjir

Jabar · Oleh ·

DPU Kabupaten Bogor mengeruk sedimen di saluran irigasi tiga desa di Ciseeng untuk memperlancar aliran air dan mengurangi risiko banjir saat debit meningkat.

DPU Kabupaten Bogor Keruk Sedimen di Tiga Desa Ciseeng untuk Cegah Banjir

Saluran irigasi di tiga desa wilayah Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, sudah bertahun-tahun memicu genangan di permukiman warga setiap musim hujan. DPU Kabupaten Bogor memulai normalisasi dengan mengeruk sedimen dan material yang menyumbat pada Senin (12/10/2026). Pengerukan berfokus di tiga titik, yaitu Desa Putat Nutug, Desa Karikil, dan Desa Cibeuteung Udik.

Camat Ciseeng Subhi mengatakan, penumpukan sedimen di jalur irigasi telah mempersempit kapasitas saluran secara nyata. Air yang seharusnya mengalir lancar menjadi terhambat dan meluap ke permukiman ketika hujan turun dengan intensitas tinggi.

"Hambatan pada jalur irigasi perlu ditangani agar air dapat mengalir dengan baik," kata Subhi. Pengerjaan dilakukan oleh DPU Kabupaten Bogor dengan dukungan dari Pemerintah Kecamatan Ciseeng. Tim lapangan dari kecamatan ikut memantau pelaksanaan di ketiga desa untuk memastikan penanganan sesuai kebutuhan di lokasi.

Baca Juga: LSM BARAK Bogor Akan Pantau Penggunaan Dana Ketahanan Pangan BUMDes Senilai Ratusan Juta

Upaya ini merupakan bagian dari langkah antisipasi terhadap kemungkinan luapan air yang dapat menimbulkan genangan maupun banjir saat debit meningkat. Melalui normalisasi ini, kami berharap sumbatan pada saluran dapat teratasi sehingga aliran air menjadi lebih lancar, kata Subhi.

Pihak kecamatan juga berkomitmen untuk terus mendukung upaya menjaga lingkungan. Pemerintah Kecamatan Ciseeng mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan saluran air dan sungai agar alirannya tetap lancar. Tanpa keterlibatan warga dalam bentuk kebiasaan membuang sampah pada tempatnya, pengerukan yang sudah dilakukan hanya bersifat sementara.

Pemeliharaan saluran secara berkelanjutan menjadi bagian dari strategi mengurangi risiko genangan dan banjir di wilayah Ciseeng. Kerja sama antara DPU, pemerintah kecamatan, dan masyarakat diharapkan membuat saluran yang sudah dibersihkan tetap berfungsi dengan baik dalam jangka panjang.