Baznas Kuningan Gencarkan Infak Relawan Gizi, Potensi 7.400 Partisipan
Baznas Kuningan mengkoordinasikan infak dari 7.400 volunteer gizi. Dana dikelola untuk bantu keluarga volunteer yang membutuhkan.

Baznas Kabupaten Kuningan memfasilitasi penghimpunan infak dari ratusan SPPG dan ribuan volunteer potensial di Kuningan. Kalau berhasil, model ini bisa jadi percontohan bagi daerah lain di Jawa Barat untuk memberdayakan komunitas lokal dalam upaya pengentasan kemiskinan.
Relawan Gizi Salurkan Infak Bulanan
Baznas Kabupaten Kuningan mengkoordinasikan Gerakan SPPG Berinfak bersama dua SPPG di Kuningan. Inisiatif ini berawal dari infak yang diserahkan pegawai dan volunteer SPPG Sindangsari 3 di Kecamatan Sindangagung serta SPPG Dukuh Tengah di Kecamatan Maleber. Koordinasi kedua SPPG itu menjadi fondasi awal gerakan ini.
Baca Juga: Korsleting Listrik Hanguskan 5 Rumah Panggung di Tasikmalaya, Kerugian Rp850 Juta
Potensi Penghimpunan Rp74 Juta Per Bulan
Kabupaten Kuningan memiliki 182 SPPG dengan total sekitar 7.400 volunteer. Kalau satu volunteer menyumbang Rp10.000 per bulan, dana yang terkumpul dari seluruh volunteer bisa mencapai Rp74 juta setiap bulannya. Baznas Kuningan mengelola dana ini untuk membantu keluarga volunteer yang menghadapi kesulitan ekonomi.
"Semoga kami bisa konsisten untuk memberikan infak ini ke Baznas Kuningan. Selama itu kegiatan untuk kebaikan, kami akan dukung," kata Alfan, Kepala SPPG Sindangsari 3.
Model Pengentasan Kemiskinan Berbasis Komunitas
Alfan optimistis gerakan ini berkelanjutan karena Baznas memastikan distribusi tepat sasaran. Ia yakin keluarga volunteer yang benar-benar membutuhkan bisa terbantu lewat sistem ini. Jika berhasil, metode penghimpunan dan pendistribusian Baznas bisa diterapkan di tingkat kabupaten.
Baca Juga: Truk Kontainer Minuman Hantam Dapur MBG di Cianjur, Tiga Pekerja Terluka
"Kami menyambut baik gerakan ini. Semoga gerakan ini akan diikuti oleh SPPG lainnya," kata Ramdan, Sekretaris Satuan Tugas Pengawasan SPPG Kabupaten Kuningan.
Ke Depan, Jangkauan Lebih Luas
Ramdan optimistis dengan potensi 7.400 volunteer di Kuningan, lebih banyak SPPG akan mengikuti contoh positif ini. Ia menilai gerakan ini menggeser tanggung jawab pengentasan kemiskinan dari pemerintah ke komunitas sendiri. Dengan partisipasi yang meluas, jangkauan bantuan bisa semakin lebar.