Pintuberita.com — Portal Berita Bandung Raya & Jawa Barat

DPRD Jawa Barat Dorong Dukungan untuk Padepokan Seni Agar Tradisi di Kuningan Tetap Bertahan

Jabar · Oleh ·

DPRD Jawa Barat mendorong dukungan untuk padepokan seni di Kuningan agar bisa terus membina generasi muda dan menjaga tradisi daerah tetap hidup.

DPRD Jawa Barat Dorong Dukungan untuk Padepokan Seni Agar Tradisi di Kuningan Tetap Bertahan

Padepokan Cimande di Kampung Awirarangan dan Padepokan Riung Gunung di Kadugede, Kuningan, selama ini menjadi tempat anak-anak belajar seni dan menjaga kaitan dengan budaya daerah. Dua padepokan itu menjalankan latihan rutin sekaligus membina mental anak-anak sebagai penerus tradisi.

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Tina Wiryawati menyebut padepokan memiliki peran strategis dalam memperkenalkan budaya lokal kepada generasi muda. Tanpa ruang semacam ini, anak-anak berisiko kehilangan keterikatan dengan tradisi Kuningan.

"Pengenalan tradisi budaya kepada generasi muda ini sangat penting untuk di Kabupaten Kuningan," kata Tina saat kunjungan kerja ke daerah itu.

Baca Juga: FKN-08 Desak Prabowo Evaluasi Menteri ATR/BPN Setelah OTT KPK, Pertanyakan Fungsi Pengawasan Internal

Tina menilai pelestarian budaya tidak cukup hanya lewat aturan atau program seremonial. Pendekataan langsung melalui kegiatan di padepokan dianggap lebih efektif karena melibatkan anak-anak secara aktif.

Di Padepokan Riung Gunung, anak-anak tidak hanya belajar kemampuan seni pentas. Mereka juga diarahkan untuk memahami nilai-nilai yang tumbuh di Kabupaten Kuningan.

"Tujuan utamanya adalah membina mental anak-anak agar mereka tidak lupa dengan budaya kita sendiri," kata perwakilan padepokan tersebut Deni Darmadi.

Baca Juga: Pakar Psikologi Sebut Enam Ciri yang Membedakan Pembohong Mahir dari yang Biasa

Deni mengakui sumber daya di padepokan masih terbatas. Kebutuhan alat peraga dan kebutuhan latihan lainnya sering kali belum tercukupi sepenuhnya.

"Kami berjuang bukan karena kami ahli, tapi kami berusaha mempertahankan budaya yang ada di Kabupaten Kuningan," katanya.

Tina meminta pemerintah memberikan dukungan nyata agar pegiat budaya di Kuningan tetap bisa menjalankan kegiatan. Tanpa pendampingan, kearifan lokal yang ada di daerah itu berisiko tidak berlanjut.

"Jangan sampai kearifan lokal dan tradisi budaya kita lenyap malah lebih dilestarikan oleh orang asing," kata Tina.

Kuningan memiliki sejumlah kesenian tradisional yang menjadi identitas masyarakatnya. Kondisi padepokan di daerah ini mencerminkan tantangan serupa yang dihadapi komunitas pelestari budaya di berbagai kabupaten di Jawa Barat dalam menjaga tradisi tetap hidup di tengah arus modernisasi.